Sepekan, Polisi Masih Memburu Pelaku Pencurian Pretima di Pura Taman Limut

    


Petugas kepolisian dari Polsek Ubud saat melakukan penyelidikan di TKP Pura Taman Limut beberapa waktu lalu - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sudah sepekan berlalu peristiwa pencurian pratima ketu di Pura Taman Limut, Desa Adat Pangosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud.

Sampai saat ini, polisi belum menemukan pelakunya. Polsek Ubud masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian pratima tersebut.

Kapolsek Ubud, AKP Sudyatmaja mengatakan, dalam mengejar pelaku, pihaknya dibackup Reserse Kriminal Polres Gianyar.

“Minimnya barang bukti cukup menyulitkan penyelidikan terhadap pelaku, saat kejadian seminggu lalu, suasana sedang social distancing, jadi minim saksi,” jelas Sudyatmaja, Minggu, 17 April 2020.

Sejak pencurian itu, warga Desa Adat di Ubud kembali mengaktifkan sistem pakemitan atau penjagaan, khususnya di areal Pura.

“Dalam situasi pandemi covid-19 ini, apapun bisa terjadi, apalagi aktifitas masyarakat di Ubud sangat jarang. Pukul 20.00 Wita, situasi di Ubud sudah sangat sepi, karena toko-toko sudah tutup, dan masyarakat lebih memilih di rumah,” jelasnya.

Kerugian material pencurian pusaka yang disimpan di Pura itu mencapai Rp 25 juta. (Ning)