KORANJURI.COM – Kabar baik bagi warga Kecamatan Bagelen dan sekitarnya. Markas Polsek (Mapolsek) Bagelen kini resmi direlokasi ke lokasi baru yang jauh lebih aman, strategis, dan representatif.
Langkah besar ini ditandai dengan seremoni Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolsek Bagelen TA 2026 yang digelar di Dusun Pucungan, Desa Bapangsari, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (22/07/2026).
Langkah relokasi ini diambil bukan tanpa alasan. Gedung lama yang berlokasi di Jalan Purworejo – Jogja Km 15 berdiri di atas tanah milik Desa Bapangsari dan kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Kondisi tersebut sering kali mengganggu efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pembangunan gedung baru ini menyimpan cerita kebersamaan yang hangat antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga lokal yang secara sukarela menghibahkan tanah mereka demi kemajuan daerahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya, khususnya kepada Bapak Triyanto dan Bapak Sukamto yang telah menghibahkan sebagian tanahnya seluas kurang lebih 500 meter persegi untuk akses jalan masuk menuju Mapolsek Bagelen,” ungkap AKBP Windy di hadapan unsur Forkopimcam dan para tokoh masyarakat.
Kini, Mapolsek Bagelen berdiri di atas lahan milik Polres Purworejo seluas 2.815 meter persegi. Lokasi barunya sangat strategis, berada tepat di sebelah selatan Rumah Makan Sitinggil, Jalan Wates – Purworejo (Jl. Nasional Rute 3) Km 15.53, Dusun Pucungan.
Di atas lahan yang jauh lebih luas ini, Mapolsek Bagelen diproyeksikan mampu mendongkrak performa dan respon cepat personel dalam melayani warga.
Proyek fasilitas umum dan konstruksi fisik ini dikawal oleh tim profesional dan ditargetkan rampung tepat waktu.
Proses pembangunan konstruksi fisik ini dijadwalkan selesai dalam estimasi waktu 130 hari kalender, yang dikerjakan oleh pelaksana CV. Karisma Aditama Purworejo, didampingi tim teknis PUPR Kabupaten Purworejo serta konsultan perencana PT. Winila Karya Konsultan Jogjakarta dan konsultan pengawas PT. Regal Lian Konsultan Jogjakarta.
AKBP Windy menambahkan bahwa gedung baru yang nyaman adalah modal awal, namun kunci utama keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap ada pada sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen warga.
“Kami mohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan tanpa hambatan hingga hari peresmian nanti,” pungkas AKBP Windy. (Jon)





