KORANJURI.COM – Kejuaraan Biliar Antar Pelajar Se-Bali 2026 yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Bali resmi berakhir, Minggu (19/7/2026) malam.
Berlangsung selama 2 hari sejak, Sabtu (18/7/2026) siang, even yang digelar di Super Power Arena Biliar Bali tersebut akhirnya melahirkan dua juara baru.
Di kategori 9 ball, pebiliar muda Badung, Niko Pratama dari SMA Kristen Harapan keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekannya sendiri, Gede Deva Pratama asal SMA 1 Abiansemal.
“Merasa sangat senang bisa juara di Kejurprov ini. Ke depan saya berharap bisa menjadi pemain top Nasional,” ucap Niko yang menerima hadiah uang saku Rp 1.5 juta.
Sementara di nomor 10 ball, pebiliar Buleleng, Ketut Riky Aditya menjadi yang terbaik di final setelah menaklukan pebiliar Denpasar, Dimas Kurniawan Haqiqi asal SMKN 1 Denpasar.
“Tentunya bangga bisa menang, cita-cita saya ingin jadi pebiliar Internasional. Kemenangan ini spesial untuk Buleleng”, tuturnya.
Usai resmi menutup kejuaraan yang pertama kali pasca kembali dilantik menjadi Ketua Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali, dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK. mengapresiasi perjuangan atlet-atlet pelajar di Kejurprov kali ini.
“Kita berhasil mendapatkan juara-juara baru. Saya harapkan setelah ini mereka bisa terus bermain dan berlatih agar kelak nantinya bisa menggantikan senior-seniornya,” tegasnya.
Laksmi Duarsa juga berharap event ini dapat memotivasi Pengkab/pengkot se-Bali agar lebih semangat lagi melakukan pembinaan atlet-atlet pelajar
Di tempat yang sama, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) POBSI Bali sekaligus Ketua Panitia Kejurprov Edward Sanjaya Ikhwan mengaku sudah memiliki gambaran terkait potensi atlet yang dapat dibina lebih lanjut di daerah-daerah.
“Ternyata hasilnya bagus ya. Banyak bibit-bibit baru di Bali ini khususnya dari daerah-daerah seperti Bangli, Buleleng, kalau untuk Badung memang kita tahu mendominasi sejak awal, tapi dengan hasil ini kita jadi tahu bahwa ada atlet yang bisa dipantau untuk dibina di daerah-daerah”, ungkapnya.
Edward menambahkan dari Bangli ada potensi yang bagus berhasil masuk semifinal 9 ball dan 10 ball atas nama Gusti Ngurah Bagus Dana Yogira (SMAN 1 Bangli). Atlet Denpasar Made Denis (SMKN 3 Denpasar) juga cukup bagus berhasil tembus hingga babak semifinal nomor 9 ball.
“Untuk juara dari Buleleng Ketut Riky saya dengar dari POBSI Buleleng pasca juara di Kejurprov ini dia akan diturunkan untuk bermain di Porprov Bali 2027. Ini sebuah pembinaan yang baik ya, dan Pengkab mau mendukung program POBSI,” imbuh owner Super Power Arena Biliar, RBC Renon dan Zein di Jalan Teuku Umar Barat ini. (Yan Daulaka)





