KORANJURI.COM – Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dengan disambut upacara militer, Sabtu (4/4/2026).
Tiga TNI yang gugur dalam misi tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon.
Salah satu dari tiga prajurit yang gugur, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, bertugas di Kodam IX/Udayana. Ia berdinas di Kesdam IX/Udayana.
Dalam penugasan internasional, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, bertugas di barisan Bintara Kesehatan (Bakes) Kompi B Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL Lebanon.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Sekaligus, memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI, khususnya Kodam IX/Udayana. Almarhum adalah prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui penugasan misi perdamaian dunia,” kata Piek Budyakto di Tangerang, Sabtu (4/4/2026).
Setelah prosesi penyambutan di Tanah Air, jenazah selanjutnya diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.
Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Sementara Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dhamoloyo II, Magelang, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon dimakamkan di TMP Giripen, Kulonprogo.
Muhammad Nur Ichwan lahir di Magelang pada 12 Mei 2000. Almarhum meninggalkan seorang istri, Hana Dita Anjani dan putri semata wayang bernama Maurellia Syakila Nur Salsabila berusia tujuh bulan.
Kepada keluarga, Pangdam IX/Udayana juga menyerahkan santunan berupa satu unit rumah lengkap dengan perabotannya di Magelang, satu unit sepeda motor. Serta, sejumlah bantuan lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. (*/Way)






