Api yang Melalap Gudang Logistik BPBD Bali Diduga Muncul Akibat Korsleting Listrik

oleh
Gudang logistik BPBD Bali terbakar, Rabu, 26 Juni 2024 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Api yang melalap bangunan gudang logistik milik BPBD Bali diperkirakan muncul dari korsleting arus listrik. Api dengan cepat membesar dan menyambar material di dalam gudang.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, gudang berisi perlengkapan seperti matras dan masker.

“Kerugian sudah kami inventarisir. Untuk gedung diperkirakan senilai Rp1 miliar dan logistik yang terbakar mencapai Rp6,9 miliar,” kata Made Rentin, Rabu, 26 Juni 2024.

Kobaran api pertama diketahui oleh Sekretaris BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya. Ia bersama staf dan satpam melihat kepulan asap di bagian atas gedung berlantai dua.

Tiga personil BPBD kemudian melakukan upaya pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Karena asap begitu pekat, APAR tidak efektif dan kami langsung mengontak Damkar Kota Denpasar,” jelasnya.

Tiga unit damkar dikerahkan dan api berhasil padam dalam waktu sekitar 1,2 jam.

Gudang logistik BPBD Bali dibangun tahun 2013. Kondisi saat ini memang diakui perlu untuk direnovasi secara total.

“Kejadian ini murni musibah dan tak ada indikasi kecurigaan yang mengarah kepada siapapun,” kata Rentin.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memastikan pelayanan BPBD Bali tidak mengalami gangguan pasca terbakar, Rabu, 26 Juni 2024.

“Pelayanan tidak boleh terganggu,” kata Sekda Dewa Indra saat mengecek lokasi.

Ia meminta agar penanganan pasca kebakaran segera dilakukan. Terutama, pengecekan struktur bangunan dan pemanfaatan gudang logistik milik Kementerian Kesehatan di Kuta. (Way)

KORANJURI.com di Google News