KORANJURI.COM – Kompetisi Bali7s Tournament resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Tohir di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat, 3 Maret 2026. Turnamen usia dini yang kini merambah Eropa itu berlangsung mulai 2-5 April 2026.
Untuk menampung pemain, Bali United menyiapkan 39 lapangan dalam satu lokasi di Bali United Training Center (BUTC), Pantai Purnama, Gianyar, Bali.
500 tim peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India dan Belanda, dengan total peserta sebanyak 8.000 pemain.
Keseluruhan pemain tersebut tersebar dalam beberapa kelompok usia yang berkompetisi, mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, Pro dan Women.
Erick Tohir mengatakan, turnamen Bali7s hadir secara konsisten untuk menjaga talenta sepak bola sejak usia dini. Menurutnya, peserta bukan saja merasakan atmosfer pertandingan di lapangan.
Tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya.
“Ini artinya apa? Event yang dilakukan oleh sepihak swasta jangan dipersulit. Saya juga berharap Bali7s ini ada saingannya di provinsi lain,” kata Erick Tohir.
Menurutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penyelenggaraan Bali7s sebagai upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Turnamen itu juga jadi bukti, Indonesia mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional dan berkualitas.
“Event ini juga untuk memaksimalkan potensi sektor wisata olahraga tanah air, dan membina generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing global,” kata Erick.
“Kami meyakini bahwa ajang seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia,” tambahnya.
Direktur Bali7s Tournament 2026 Yabes Tanuri menambahkan, di tahun pertama penyelenggaraan, tournamen diikuti 225 tim pesepakbola yunior. Kemudian di tahun kedua ada 389 tim peserta dan tahun ketiga 500 tim.
“Turnamen grass root ini didukung oleh PSSI dan Kemenpora. Jumlah negara pun bertambah dari tahun pertama tiga negara, kemudian lima negara dan sekarang jadi tujuh negara. Jumlah UMKM yang kami libatkan ada 42 tenant,” kata Yabes.
Yabes berharap, turnamen yang digelar jadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan.
“Salah satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” kata Yabes Tanuri. (Way)






