Polisi Taiwan Ikut Kawal Deportasi 13 Pelaku Scamming yang Terlibat Kejahatan Berat

oleh
Imigrasi menampilkan pelaku scamming yang ditangkap di Tabanan, Bali beserta barang bukti kejahatan - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 11 pelaku scamming yang ditangkap di sebuah vila di Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, dicabut paspornya.

Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap, sebelas orang itu bagian dari 13 pelaku yang terlibat kejahatan berat di negaranya.

Dirjen Imigrasi Silmy Karim mengatakan, di Taiwan mereka terlibat kejahatan l penipuan,
pencucian uang, narkotika, serta melakukan penyerangan di Taiwan.

“Mereka akan menjalani
proses projustisia di Taiwan,” kata Silmy Karim, Kamis (4/7/2024).

Dengan sanksi cekal, Silmy mengatakan, para pelaku scamming tidak bisa lagi kembali ke Indonesia untuk melakukan aktifitas apapun.

Deportasi dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan maskapai China Airlines CI 762. Penerbangan langsung menuju menuju Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan pada Kamis
(4/7/2024) pukul 14.40 WIB.

Selain mendeportasi orang asing yang terlibat kejahatan berat, Ditjen Imigrasi juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada
pemerintah Taiwan.

“Deportasi terhadap tiga belas pelaku juga dikawal polisi asal Taiwan,” kata Silmy. (Way)

KORANJURI.com di Google News