Pebiliar Irak Rajai 9 Nine Ball RBC Bali International Open 2026. Owner RBC Bakal Bikin Turnamen Besar di Tahun 2027

oleh
Ameer Ali (tengah) juara Turnamen Biliar 9 Nine Ball RBC Bali International Open 2026 di RBC Renon, Jumat (9/10/2026) malam - foto: Yan Daulaka/Humas POBSI Bali

KORANJURI.COM – Ameer Ali asal Irak akhirnya berhasil menjuarai Turnamen Biliar Internasional bertajuk 9 Nine Ball RBC (Rumah Biliar and Cafe) Bali International Open 2026 yang bekerja sama dengan POBSI Bali pimpinan dokter Laksmi Duarsa.

Pada partai final yang berlangsung, Jumat (9/10) malam di Hall RBC Renon, Denpasar, Bali, Ameer Ali menang tipis 11-9 atas pebiliar Filipina, Jerico Bonus dan berhak menggondol hadiah uang Rp 200 juta.

Menariknya, sebelum melenggang ke partai final, Ameer Ali terlebih dahulu menyudahi pebiliar-pebiliar tangguh dari negerinya legenda tinju Manny Paquino itu, seperti Alex Pagulayan maupun AJ Nanas.

Alex yang tak lain adalah legenda hidupnya Filipina karena mantan juara dunia biliar tahun 2004 harus menyerah dari Ameer Ali di babak perempat final.

Lalu di semifinal, lagi-lagi pebiliar terbaik Filipina lainnya, yakni AJ Nanas juga takluk, dan AJ Nanas pun hanya berhasil membawa pulang peringkat ketiga dengan hadiah uang Rp 35 juta.

Usai merengkut predikat juara di turnamen internasional pertama yang digagas owner RBC, Edward Sandjaja Ikhwan dan POBSI Bali, Ameer Ali menyebut dirinya sangat bangga bisa juara dan mengalahkan salah satu pebiliar hebat Filipina.

“Saya senang bisa juara di sini (Bali) dan menang melawan Jerico. Dia bagus dan tidak mudah mengalahkannya.”ucap Ameer.

Sedangkan Jerico sendiri mengaku kelelahan sejak babak 64, hingga kehabisan stamina di partai puncak. Jadinya, pebiliar yang mulai fasih berbahasa Indonesia ini merasa sudah tak konsen akibat kehabisan tenaga dan pikiran sudah tidak karuan.

“Lelah sudah pasti, karena dari babak 64 menang terus dan tidak mudah menang disetiap babaknya. Tapi saya bersyukur bisa main di final melawan Ameer. Ini tentu sesuatu yang luar biasa buat kami.”ungkapnya.

Filipina sendiri menyertakan 10 pebiliar terbaiknya yang tampil di RBC Renon. Selain Alex Pagulayan, AJ Nanas, De Luna, Jerico Bonus juga James Aranas sudah terhenti di perdelapan final.

Sementara itu, usai kejuaraan tersebut, onwer RBC Renon, Edward Sandjaja mengatakan akan kembali menggelar turnamen yang jauh lebih besar tahun 2027 dengan jumlah hadiah uang yang bisa mencapai Rp 1 miliar.

Karena antusias peserta yang menurutnya luar biasa, maka selaku Ketua Binpres POBSI Bali, dirinya tertantang untuk membuat iven yang jauh lebih besar lagi dengan mengundang lebih banyak negara dari Asia, seperti Taiwan dan Amerika. Karena kedua negara ini juga selama ini mendominasi kejuaraan-kejuaraan biliar dunia.

“Untuk tempatnya, saya usahakan disini (RBC) lagi. Dan beberapa bagian akan direnovasi seperti waiting room sudah bertambah, dan beberapa bagian juga akan ada tambahan.”ungkap mantan pebiliar andalan Bali ini. (Yan Daulaka)