Diklat Pelatih Taekwondo Nasional 2026 di Bali, Mantan Taekwondoin Olimpian dan Pelatih Fisik Pelatnas Jadi Narsum

oleh
Foto bersama pengurus PBTI dan Pengprov TI Bali bersama 99 pelatih Taekwondo di Diklat Pelatih Nasional 2026 - foto: Humas TI Bali

KORANJURI.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali dipercaya PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia) menggelar kegiatan Pendidikan & Pelatihan (Diklat) Pelatih Taekwondo Tingkat Nasional 2026 yang disertai Penyegaran dan Sertifikasi.

Kegiatan Diklat yang diikuti 99 pelatih (master, sabeumnim dan sabeum) dari berbagai daerah di Indonesia ini berlangsung selama 4 hari dari tanggal 15-18 Oktober 2026 di Ballroom Hotel Nirmala, Denpasar.

Di hari pertama, kegiatan mulai pkl 14.30 wita dengan agenda pertama orientasi dan pembekalan. Sebagai narasumbernya adalah Juana Wangsa Putri (JWP), yang tak lain adalah mantan taekwondoin nasional yang sudah 2 kali mewakili tanah air di Olimpiade Sidney 2000 dan Athena, Yunani 2004.

JWP yang juga peraih medali emas kelas Fin 52 kg putri di Kejuaraan Dunia Taekwondo Paris, Prancis ini duduk di Komisi Diklat PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia).

Pengurus PBTI lain yang hadir sebagai nara sumber di Diklat Pelatih Nasional Wilayah 4 di Bali kali ini adalah master Rafael J. Rosok, master Muklis Ba’ Alwi (Kabid III, serta Reza Irwansyah (Pelatih Fisik Timnas Taekwondo Indonesia).

Sementara TI Bali sendiri menyertakan puluhan pelatihnya di Diklat ini, baik pelatih-pelatih muda maupun beberapa nama senior, diantaranya, Melinda Evelyna (METC), Erwin Lelan (Dojang AKTC), Andi Satrya (Dojang Rajawali Klungkung), Dana Kristianda (Angel Prima).

Yan Daulaka (Secta Bali), Jufri Dimas (SMC), Argya Virangga (Garuda Dalung), Benediktus Mantus, Harningrum Chens, Irwan Santosa, Gede Ananda Agasthya (Udayana), Putu Budi Yasa (Buldog Buleleng), I Kadek Wahyu Christian (RBC), juga I Made Ari Sayoga (Arjuna)

Lalu dari Kalimantan Tengah diwakili Nur Laila Romadhoni dan Mardiansyah.

Sulawesi Selatan ada Toga Toba Sinaga, M. Arif dan Fadli Naim. Sementara dari Jatim, ada nama Agus Ido Ruslan, Aprilia Dwi Rahayu. Banten diwakili Angga Kristianto, Ina Rama, Dio Agi, NTT mengirimkan Gerry David Mantovani, Jawa Tengah ada nama Hassyati.

Ketua Panitia Pelaksana, Sabeumnim Agus Mahendra, menyampaikan bahwa gelaran ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari 99 peserta.

Menurutnya, agenda strategis ini menjadi momentum penting dalam memajukan kualitas olahraga Taekwondo di tanah air.

Sementara, Ketua Bidang 3 PBTI, Master Muklis Ba’alwi yang mewakili Ketua Umum PBTI, Letjen TNI Richard Tampubolon menegaskan komitmen PBTI dalam meratakan standarisasi dan menaikkan level sumber daya manusia (SDM) kepelatihan nasional.

“Program ini merupakan program prioritas PBTI, khususnya Bidang 3. Kita punya misi besar untuk meningkatkan kualitas SDM kepelatihan agar para pelatih memiliki kemampuan melatih sesuai standarisasi Taekwondo Indonesia yang unggul.”ujarnya

Sementara legenda hidup Taekwondo Indonesia, JWP berharap, dari Diklat Nasional di Bali ini lahir pelatih-pelatih hebat yang kelak mencetak juara-juara baru penerus prestasi Taekwondo Indonesia di kancah internasional.”ucap ibu 3 anak ini.

Sekretaris Umum Pengprov TI Bali, I Wayan Sumada berharap kegiatan diklat yang akan berakhir, Minggu (18/10/2026) siang ini bisa berjalan lancar dan sukses.

“Kami sangat berterima kasih dengan kepercayaan PBTI sebagai tuan rumah diklat wilayah 4. Semoga kegiatan ini membawa banyak manfaatnya baik untuk pelatih dalam meningkatkan prestasi atlit Taekwondo Bali,” ucap pensiunan Marinir ini. (Yan Daulaka)