Meresahkan Warga Kaligesing, ODGJ Diamankan Polisi

    


Bambang Suyanto alias Debul, warga Dusun Somoroto, Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ) usai diamankan polisi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Petugas dari Polsek Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, berhasil mengamankan Bambang Suyanto alias Debul, warga Dusun Somoroto, Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ).

Selama dua pekan dalam pengejaran aparat Purworejo, akhirnya Debul berhasil ditangkap, hasil kerjasama dan koordinasi antara Polsek Kaligesing yang dibantu oleh Sat Samapta Polres Purworejo dengan Polsek Girimulyo Polres Kulonprogo.

Debul dicari dan diamankan petugas lantaran dianggap mengganggu atau meresahkan warga sekitar saat kambuh dalam gangguan kejiwaannya yaitu melakukan perusakan rumah warga dan perusakan tanaman milik warga.

“Dua pekan yang lalu yang bersangkutan nyaris tertangkap. Tetapi dia melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam jenis parang dan melemparkan batu ke arah petugas dan akhirnya berhasil meloloskan diri ke dalam hutan,” jelas Kasubbag Humas Polres Purworejo Iptu Madrim Suryantoro, Selasa (14/09/2021).

Warga desa dibantu petugas Polsek Kaligesing telah beberapa kali berupaya mengamankan Debul hingga lari ke hutan desa, namun belum berhasil.

Debul yang diduga berkeliaran hingga ke wilayah Kulonprogo akhirnya berhasil diamankan oleh petugas Polsek Girimulyo dibawah pimpinan Kapolsek AKP Purwanti pada Senin (13/9/2021). Setelah diamankan Debul diserahkan ke Polsek Kaligesing untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah diserah terimakan ke Polsek Kaligesing, petugas didampingi Nakes Puskesmas Kaligesing, Trantib dan Pegawai Kecamatan Kaligesing, membawa Debul ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tjitrowardoyo Purworejo guna penanganan medis.

“Untuk diobati agar bisa sembuh dan tidak meresahkan warga lagi,” pungkas Madrim. (Jon)