Di Purworejo, Puluhan Orang Terjaring Razia Masker

    


Sejumlah masyarakat yang tidak memakai masker, terjaring dalam razia Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan di depan pasar Baledono, Senin (24/08/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Senin (23/08/2020) pagi, melakukan razia masker. Razia yang dilakukan secara gabungan ini, juga melibatkan kejaksaan, Dinkes, BPBD, Dishub, Dinas KUKMP, Polri, TNI, dan Sub Dengan POM.

Dipimpin oleh Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, razia masker dilakukan di depan pasar Baledono. Dalam operasi yang berlangsung satu jam itu, puluhan orang terjaring razia karena tak memakai masker. Usai dari pasar Baledono, razia dilanjutkan di pasar Kutoarjo.

“Warga yang terjaring razia, kita kenakan sanksi administrasi sebesar Rp 10 ribu, yang dibuktikan dengan surat tanda bukti pelanggaran. Meski kena denda, para pelanggar ini kita berikan masker,” jelas Budi Wibowo, di sela-sela razia.

Dasarnya penindakan, kata Budi Wibowo, berdasarkan Perbup no 44 tahun 2020, tentang percepatan penanggulangan Covid-19, dalam hal ini kewajiban untuk memaki masker saat beraktivitas di luar rumah.

Dilaksanakannya razia Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan di Kabupaten Purworejo itu, sebagai tindak lanjut dengan adanya surat edaran dari sekretariat daerah provinsi Jateng.

“Tahapan sosialisasi secara pasif sudah kita lakukan dari tanggal 19-23 Agustus. Dan mulai Senin (24/08/2020), kita lakukan penindakan,” kata Budi Wibowo.

Secara berkesinambungan, ujar Budi Wibowo, razia masker akan terus dilakukan pada pusat-pusat keramaian, seperti pasar, tempat wisata, atau lainnya.

Dengan adanya penindakan sanksi administrasi dalam razia masker, Budi Wibowo berharap, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya penggunaan masker bagi diri sendiri maupun orang lain. (Jon)