Bruce Lee and the Outlaw Sabet Penghargaan Film Dokumenter Terbaik Balinale 2019

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Empat kategori film diumumkan sebagai pemenang dalam Balinale Festival Ke-13 pada Kamis (26/9/2019).

Empat film yang didapuk sebagai pemenang dalam festival bergengsi itu yakni, Film Feature Terbaik ‘Birthday’ yang disutradarai Jong-Un Lee (Korea), Film Dokumenter Terbaik ‘Bruce Lee and the Outlaw’ dengan sutradara Joost Vandebrug (Netherlands).

Film Bruce Lee and the Outlaw mengangkat kisah nyata Oliver Twist tentang perkembangan kehidupan remaja dan arti sebuah keluarga.

Karakter utama dalam film itu adalah Nicu, seorang anak jalanan dan tunawisma diadopsi oleh ‘Bruce Lee’, yang digambarkan sebagai karakter yang kejam.

Nicu dibesarkan Brucee Lee di terowongan bawah tanah di Bucharest, Rumania. Ketika Nicu tumbuh dewasa, ia menyadari jika selama ini Brucee Lee bukan sosok ayah yang ia butuhkan.

Film berdurasi 82 menit itu disutradarai oleh Joost Vandebrug asal Netherland.

Bali International Film Festival 2019 digelar pada 24-29 September 2019. Pada penutupan Sabtu, 28 September 2019, akan diputar film berjudul ‘Bumi Manusia’ yang merupakan film adaptasi novel karya Pramodya Ananta Toer.

Festival film ini menghadirkan pembuat film di Indonesia dan dunia dengan menayangkan 93 film karya sineas dari 28 negara.

Selain ‘Bruce Lee’, film lain yakni, kategori Film Pendek Terbaik ‘The Wind Phone’ dengan sutradara Kristen Gerweck (United States) dan penghargaan Gary L. Hayes untuk pembuat film pendatang Baru Indonesia Sarvani Bhutani dari film ‘All Living Beings’ dan Rama Bayu Aji.

“Balinale tumbuh seiring berjalannya tahun. Kami sangat senang telah menerima sejumlah film karya sineas Indonesia,” kata direktur Bali Film Center dan pendiri Balinale, Deborah Gabinetti, Kamis, (26/9/2019).(*)