KORANJURI.COM – Musik menjadi bahasa universal melampaui batas negara. Musik juga menjadi identitas budaya yang menyatukan nilai hingga gaya hidup.
Biro Pengembangan Industri Audiovisual dan Musik (BAMID) Kementerian Kebudayaan Taiwan, menjalin hubungan budaya melalui industri musik dan film Indonesia.
Sebut saja lagu keroncong Bengawan Solo yang dialihbahasakan ke dalam bahasa Taiwan berjudul ‘By The Solo River’. Dayung Sampan, lagu daerah dari Provinsi Banten dialihbahasakan ke bahasa Taiwan berjudul ‘Tian Mi Mi’ (Sweet Honey).
Tidak itu saja, BAMID juga melihat keelokan gubahan musik Indonesia dengan menterjemahkan lagu Indonesia Pusaka ke dalam bahasa Taiwan berjudul ‘Xian Lian’ (Heart’s Love).
CEO GrX Studio Taiwan Phil Tang menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan kerjasama di bidang musik dengan musisi yang ada di Bali.
“Secara keseluruhan perkembangan musik Taiwan sangat dipengaruhi dengan entitas musik Cina yang cukup mendominasi. Saat ini, kami melihat peluang kerjasama internasional dan kami melihat karya musik kontemporer di Bali sangat unik,” kata Phil di Biji World, Ubud, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Event kolaborasi industri musik Taiwan-Indonesia di Bali itu mempertemukan hampir 30 tokoh penting dari industri musik kedua negara. Mereka saling bertukar pandangan tentang perkembangan musik.
Akademisi Taiwan Wu Ting-Kuan yang hadir, juga melakukan penelitian terkait isu seni budaya dan pekerja migran. Wu mengupas tuntas ekosistem musik dan lingkungan kreatif di kedua negara.
Pemerintah Taiwan melalui lembaga BAMID membuka pasar ekspor yang lebih beragam sejak tahun 2025 lalu.
Program perluasan pasar musik populer Taiwan ke Asia Tenggara diperkuat melalui delegasi pertukaran bisnis ‘Taiwan Beats’.
Tahun 2026 ini, program tersebut mulai dijalankan di Indonesia. Delegasi melalukan rangkaian kunjungan selama lima hari dengan mendalami dua wilayah yakni, Bali dan Jakarta.
“Melalui rencana kerjasama ini, kami mendorong energi musik Taiwan dapat diterima di pasar industri musik Indonesia,” kata Phil.
Lima musisi Taiwan dan Indonesia dihadirkan dalam event ‘Taiwan Beats Showcase’ itu. Musisi R&B Linion dan Managona asal Taiwan menampilkan keberagaman dan kekayaan musik populer Taiwan.
Dari Bali, Rhythm Rebels, Robokids, dan Adam Alydrus menyajikan penampilan terbaik mereka sebagai musisi yang telah lama berkecimpung di pasar musik. (Way)





