2.500 Paket Sembako Digelontor untuk Warga Denpasar Terdampak Pandemi

    


Anggota komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya bersama Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali Trisno Nugroho menyaksikan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia penanggulangan covid-19 di Desa Gulingan, Denpasar, Rabu, 4 Agustus 2021 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pemerintah memutuskan PPKM Level 4 berlanjut hingga 9 Agustus 2021. Aktifitas masyarakat untuk sektor non esensial dan non kritikal dilakukan pembatasan secara ketat.

Praktis, mayoritas masyarakat terdampak kebijakan pemerintah itu. Bali sebagai wilayah dengan kenaikan kasus covid-19 beresiko sedang mengalami hal yang sama. Aktifitas ekonomi di Pulau Dewata hampir semua lini terkendala.

Untuk membantu mencukupi kebutuhan pokok, Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali bersama anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, menyalurkan 2.500 paket sembako.

Penyaluran sembako bekerja sama dengan Bendesa Adat dan Perbekel Adat Desa Gulingan, Denpasar.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak covid-19. Mari kita bersama-sama bersinergi mengatasi covid-19,” kata Kepala KPwBI Bali Trisno Nugroho, Rabu, 4 Agustus 2021.

Seperti diketahui, data per Rabu, 4 Agustus 2021, Provinsi Bali mencatat angka harian covid-19 terkonfirmasi sebanyak 1.362 orang.

Jumlah itu terdiri dari 1.180 orang melalui transmisi Lokal, 177 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dan 5 Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Kesembuhan tercatat 1.075 orang dan 37 pasien meninggal dunia.

Data kumulatif mencatat, jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Bali sebanyak  81.279 orang, sembuh 65.379 orang (80,44%), dan meninggal dunia 2.306 orang (2,84%) dari jumlah penduduk Bali sebanyak 4,3 juta jiwa.

Angka mutakhir pasien yang dirawat atau kasus aktif total menjadi 13.594 orang (16,73%). (Way)