Polisi Ringkus 8 Orang Pembuat Hasil Swab dan Antigen Palsu

    


Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan pemalsu surat keterangan negatif Covid-19. Delapan orang diamankan dengan tersangka RSH, RHM, MA, IS, MA, SP dan Y dari Depok, Jawa Barat - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan pemalsu surat keterangan negatif Covid-19. Delapan orang diamankan dengan tersangka RSH, RHM, MA, IS, MA, SP dan Y dari Depok, Jawa Barat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya mengatakan, tersangka RSH berperan menawakan surat hasil swab antigen tanpa test.

“Cukup dengan data pribadi nanti akan keluar suratnya lengkap dengan stempelnya kemudian print out dengan hasil non reaktif,” kata Yusri Yunus di Mapolda Metro, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Tersangka RSH juga jadi perantara pembelian surat swab PCR palsu. Surat keterangan swab antigen dijual Rp 75 ribu. Sedangkan surat keterangan swab PCR dibandrol Rp 900 ribu. Sementara, tersangka RHM bersama dengan RSH membuat hasil swab antigen covid palsu.

Yusri menambahkan, tersangka IS dan MA memesan untuk membeli surat keterangan negatif Covid-19. Sedangkan SP adalah tersangka yang menyuruh MA, untuk memesan surat hasil swab antigen palsu.

Sementara, MA menyuruh Y untuk swab. Dan Y sebagai pembuat surat keterangan hasil negatif swab. Tersangka menawarkan surat keterangan negatif Covid-19 lewat media sosial Facebook dengan nama akun ‘redy1109 Swab Test Antigen dan Rapid Test Antibody Covid-19’.

“Tersangka RSH menawarkan surat keterangan negatif Covid-19 melalui media sosial facebook, bahkan juga ada yang door to door sesama mereka. Tetapi kecepatan petugas berdasarkan hasil patroli kita bisa mengamankan tujuh orang pelaku,” jelas Yusri.

Yusri menambahkan, surat keterangan negatif Covid-19 didapat dari satu klinik Denti Sari dan labolatorium klinik Fastlab. Salah satu pelaku merupakan orang dalam Fastlab sebagai Admin Server Database.

Mereka membuat surat keterangan negatif Covid-19 sesuai dengan pesanan yang ada Berdasarkan informasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengimbau, agar masyarakat mengikuti proses tes swab antigen dan swab PCR sesuai dengan preosedur.

“Karena sekarang ini sedang masa pandemi jadi kita harus mengikuti prosedur pengambilan yang sebenarnya,” kata Tubagus.

Para tersangka dikenakan pasal 263 KUHP dan pasal 268 dengan ancaman 6 tahun penjara. (Bob)