KORANJURI.COM – Selama sebulan penuh pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di Taman Budaya Bali, Denpasar, pengunjung yang hadir tercatat 1,8 juta orang.
Festival seni yang digelar secara kolosal itu juga mencatatkan transaksi penjualan UMKM hingga Rp16 miliar. PKB tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Sabtu (11/7/2026).
“Tahun lalu pengunjung Pesta Kesenian Bali hanya mencapai 1,6 juta lebih, tahun 2026 ini pengunjungnya meningkat sekitar 200.000 orang lebih,” kata Koster menutup festival di Taman Budaya Bali, Denpasar.
Jumlah wisatawan mancanegara yang hadir juga bertambah dibandingkan tahun 2025 sebanyak 2.400 orang. Tahun ini, wisman di Pesta Kesenian Bali jumlahnya 5.743 orang.
Menurutnya, festival seni dan budaya itu bukan hanya sebagai panggung apresiasi pelaku seni dan kebudayaan di Bali. Tapi, juga sebagai etalase karya budaya, kriya, dan kerajinan masyarakat.
“Pameran IKM Bali Bangkit yang jadi bagian PKB tidak hanya diapresiasi tapi juga diberdayakan. Pameran ini mendorong para perajin Bali naik kelas, dengan menghadirkan karya seni yang berkualitas dengan harga pantas,” jelasnya.
Lembaga seni yang terlibat pada tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 sebanyak 517. Jumlah seniman yang terlibat juga lebih banyak mencapai 900 orang seniman.
Selain itu, jumlah sajian seni dan karya seni yang dipamerkan sebanyak 879 penampilan pertunjukan. Atau, mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 yang hanya berjumlah 529 pertunjukan seni dan budaya.
Pelaku pameran IKM Bali Bangkit tercatat terdiri dari 124 pelaku IKM. Transaksi yang tercatat penjualannya mencapai Rp11.271.843.966.
Sedangkan Pameran Kuliner Tradisional Bali menghadirkan 75 stand kuliner, tercatat hingga tanggal 10 Juli 2026 omset penjualannua mencapai Rp5.067.733.000.
“Omset penjualan kuliner tradisional Bali tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Koster. (*/Way)





