Operasi Patuh Candi Dimulai, Berikut Sasarannya

    


Kasatlantas Polres Purworejo AKP Nyi Ayu Fitria Facha, saat memimpin langsung pelaksanaan operasi Patuh Candi 2019, Jum'at (30/8), di depan kantor Patwal Batoh, Bayan - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama empat belas hari kedepan, dimulai Kamis (29/8) hingga Rabu (11/9), jajaran kepolisian di seluruh Indonesia akan menggelar Operasi Patuh Candi 2019.

Di Polres Purworejo, gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2019 dilaksanakan Jum’at (30/8) di halaman mapolres. Pemasangan pita tanda operasi kepada perwakilan oleh Kapolres Purworejo, menandai dimulainya Operasi Patuh Candi.

“Tujuan dari Operasi Patuh ini, untuk menekan angka kecelakaan lalulintas,” ujar Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, usai gelar pasukan.

Menurut Kapolres, ada 8 sasaran prioritas pada Operasi Patuh 2019 ini, yakni, tidak memakai helm, pengendara dibawah umur, melebihi batas kecepatan, mabuk saat berkendara, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus lalulintas, menggunakan HP saat berkendara, serta penggunaan lampu rotator/strobo tidak semestinya.

Target dari Operasi Patuh ini, 200 penindakan pelanggaran per hari. Karena ini Operasi Patuh, Kapolres menjelaskan, maka 80 persen diutamakan penindakan, dan sisanya dilakukan secara preemtif.

“Operasi dilakukan secara stasioner, 80% dan hunting 20%,” ungkap Kapolres Purworejo.

Kapolres berharap, masyarakat tetap taat dan patuh pada peraturan lalulintas, tidak hanya pada Operasi Patuh saja. Karena munculnya kecelakaan, diawali dari pelanggaran.

Jum’at (30/8) pagi, pelaksanaan Operasi Patuh Candi dilaksanakan di depan Kantor Patwal, Batoh, dipimpin langsung oleh Kasatlantas AKP Nyi Ayu Fitria Facha. Semua kendaraan yang melintas, baik dari arah barat maupun sebaliknya, diberhentikan dan diperiksa surat dan kelengkapannya.

“Hasil operasi pagi ini, kita mengeluarkan 110 surat tilang untuk berbagai pelanggaran, dan 30 untuk teguran,” jelas Nyi Ayu Fitria Facha usai kegiatan operasi. (Jon)