KORANJURI.COM – Puluhan atlet Karatedo Indonesia (KKI) Bali mengikuti training camp (TC) menuju seleksi nasional KKI di Bekasi, Jawa Barat pada 18 April 2026 mendatang.
Ketua Umum Pengurus Provinsi KKI Bali I Wayan Gendo Suardana mengatakan, proses seleksi awal terdiri dari 37 atlet. Kemudian akan disaring menjadi 27 atlet dan akan dipilih tim definitif sebanyak 21-25 atlet untuk ikut dalam seleknas.
“Seleknas ini menjadi ujian pertama dirinya bersama tim pasca terpilih sebagai nakhoda baru KKI Bali,” kata Gendo di Badung, Sabtu (28/3/2026).
Dalam event yang akan digelar di OSO Sport Center, Bekasi, Jawa Barat itu, kontingen Bali menargetkan juara umum. Mengingat, tahun lalu para atlet dari Pulau Dewata meraih juara II.
Menurutnya, atlet yang disiapkan berada pada grade satu berdasarkan database prestasi dari semua pengurus cabang dan pengurus kota.
“Kita punya waktu 22 hari saja, 16 April kita sudah harus berangkat ke Bekasi, tanggal 17 technical meeting, tanggal 18 kita seleksi,” ujarnya.
Menurutnya, jika berhasil merebut juara umum, maka peraih medali emas KKI Bali di kelas yang dipertandingkan, secara otomatis akan terpilih menghuni Pelatnas dan masuk Skuad Timnas PP KKI. Mereka akan diturunkan pada Kejurnas PB FORKI 10-12 Mei di Bandung.
Manajer Tim I Putu Alit Suganda Artha mengaku optimis, Tim KKI Bali akan mampu merebut juara ymum yang tahun lalu lepas dari Bali.
Tim pelatih pun sudah mempersiapkan strategi khusus untuk membendung kekuatan lawan berat terutama dari Jawa Barat dan Lampung.
“Penekanan kita karena tahun lalu kita Juara II jadi tahun ini kita harus ambil lagi Juara Umumnya. Latihan perdana kita fokuskan untuk genjot fisik mereka, minggu berikutnya kita latihan teknik, terakhir baru kita adakan simulasi,” kata Alit Suganda.
Dari pantauan awal, menurut Alit, kondisi fisik atlet cukup prima. Hal itu menambah optimisme, KKI Bali akan meraih juara umum dan merebut podium tertinggi dengan target minimal 15 medali emas.
Kepala Kontingen Luh Gede Juli Wirahmini mengatakan, dengan sisa waktu yang ada, yang harus dipastikan adalah dukungan finansial untuk agar dapat berangkat secara full team.
“Kita berupaya agar bisa memberangkatkan semua atlet termasuk pelatihnya. Saya akan berusaha maksimal untuk mencarikan sponsor agar kebutuhan mereka terakomodir dengan baik,” kata Juli Wirahmini. (*/Way)





