18 Tahun Idap Autoimun, Perempuan Norwegia ini Sembuh Dirawat Rumah Sakit di Bali

oleh
Dagny Magdalene Jaeger Markussen, perempuan asal Norwegia penderita autoimun usai dinyatakan sembuh dan bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Dagny Magdalene Jaeger Markussen, perempuan asal Norwegia memutuskan ke Bali untuk melakukan pengobatan penyakit autoimun yang dideritanya.

Selama 18 tahun dia menderita penyakit tersebut. Pada usia 15 tahun, Dagny mengalami kerontokan rambut parah. Usaha pengobatan sudah dilakukan di negaranya. Namun, tak membuahkan hasil.

Pada Oktober tahun 2025,ia memutuskan ke Bali untuk berobat. Selain itu, tujuan kedatangannya ke Bali juga untuk mencari hiburan, agar sakitnya berkurang.

“Sekarang kondisi saya sudah membaik, saya sudah bisa makan, mandi dan membawa sepeda motor sendiri,” kata Dagny saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Minggu, 29 Maret 2026.

Selama menjalani pengobatan, Dagny dirawat oleh dokter Rumah Sakit Kasih Ibu. dr. Gede Kambayana, Sp. PD-KR yang merawat Dagny mengatakan, saat datang pasien tersebut mengeluhkan nyeri pada bagian tubuh.

“Kami belum mengetahui sakitnya apa, pasien juga mengalami gangguan pernafasan,” kata Gede Kambayana.

Kemudian, di bulan November 2025, dilakukan diagnosa secara mendalam dan diketahui pasien menderira autoimun.

“Syukurnya kami bisa menanganinya. Meskipun pasien sudah pulih, kami tetap memberikan pelayanan rawat jalan,” ujarnya.

Keberhasilan Rumah Sakit di Bali menangani pasien autoimun itu, kata Gubernur Bali Wayan Koster, bagian dari meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia kepada pariwisata Bali.

“Keberhasilan ini juga akan menjadi promosi kepada negara luar,” jelas Koster. (Way)