Kolaborasi BI dan Pemkab Buleleng Gelar Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi

    


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho usai mengikuti Higl Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Buleleng - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Buleleng meyelenggarakan Pasar Murah di Plaza Kuliner Pantai Penimbangan, Buleleng, Rabu (18/01/2023).

Pasar Murah ini merupakan bentuk sinergi antara TPID dan TP2DD. Masyarakat akan mendapatkan potongan harga untuk membeli kebutuhan pokok penyumbang inflasi dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga dan peningkatan penggunaan QRIS di Buleleng,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Trisno Nugroho.

Trisno Nugroho menambahkan, BI memberikan rekomendasi pengendalian inflasi yakni, meningkatkan cakupan dan skala operasi pasar. Kemudian, meningkatkan peran perusda sebagai offtaker bahan pangan, pengendali harga dan ketersediaan pangan.

Selain itu, mengoptimalkan lahan tidur milik Pemda dan Perusda untuk lahan pangan hortikultura, dan mensosialisasikan penggunaan media informasi harga pasar untuk meminimalkan assymetric information.

Sementara, dalam mengatasi inflasi, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyampaikan strategi yang dilakukan.

Ditambahkan, supply chain management, subsidi harga dengan transaksi keuangan digital, dan melaksanakan operasi pasar.

Selain itu, monitoring ke distributor secara berkala, kerja sama antar daerah produsen, bantuan pangan, subsidi transportasi, dan melakukan pemantauan harga dan stok.

“Pemkab Buleleng bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan terus melanjutkan dan meningkatkan upaya Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD),” kata Lihadnyana.

Sebelumnya, Kabupaten Buleleng meraih juara 1 kategori TP2DD Kabupaten terbaik regional Jawa, Bali dalam ajang perdana Championship Digitalisasi Daerah 2022.

Lihadnyana juga menyampaikan, digitalisasi menjamin transparansi dan akuntabilitas, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS