‘Kak Putri Sehat’, Cara SMK Kesehatan Purworejo Bentuk Siswa Hebat Sesuai Profil dan Motto Sekolah

    


Untuk membentuk siswanya menjadi hebat sesuai profil dan motto sekolah, SMK Kesehatan Purworejo mengadakan kegiatan 'Kak Putri Sehat' (Kajian Keputrian SMK Kesehatan Purworejo), Selasa (14/12/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk membentuk siswanya menjadi hebat sesuai profil dan motto sekolah, SMK Kesehatan Purworejo mengadakan kegiatan ‘Kak Putri Sehat’ (Kajian Keputrian SMK Kesehatan Purworejo), Selasa (14/12/2021).

Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini, diikuti semua siswa kelas X, baik dari jurusan keperawatan dan farmasi.

Menghadirkan Nur Ngazizah, S,S.I, M.Pd, dari UMPurworejo selaku narasumber, pemateri mengambil tema, cerdas bermedsos di era digital menuju remaja tangguh, dengan
pemanfaatan media sosial untuk hal-hal yang positif atau cerdas literasi digital, yang arahnya khusus pergaulan remaja.

Menurut Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, tujuan kegiatan tersebut untuk mengembangkan wawasan, dasar-dasar yang baik tentang keputrian dan keislaman.

“Sehingga di dalam menapaki kehidupan, paling tidak selama sekolah di SMK Kesehatan Purworejo ini betul-betul bisa menjadi siswa yang hebat, sesuai motto dan profil sekolah, akan tetap dan selalu patuh 3T, tertib ibadah, tertib belajar, tertib organisasi, anggun akhlaknya unggul intelektualnya simpatik menarik tenang meyakinkan,” ujar Nuryadin, disela kegiatan.

Sehingga, kata Nuryadin, pada akhirnya profil lulusan SMK Kesehatan Purworejo siap kerja siap kuliah, siap bekerja sambil kuliah.

“Itu target dari kajian yang akan rutin kita lakukan. Semuanya dibutuhkan keseriusan, kebersamaan, kekompakan diantara kita, sekolah, siswa dan orangtua,” jelas Nuryadin.

Diungkapkan oleh Nuryadin, bahwa dirinya sedih saat melakukan operasi hp beberapa waktu lalu, dengan ditemukannya beberapa kasus. Dan ini merupakan satu tantangan yang berat, yang siswa hadapi.

“Dan tantangan ini berbeda setiap jamannya. Anak cucu kita besok, berbeda tantangannya dengan yang kita hadapi saat ini,” ujar Nuryadin.

Usai penyampaian materi dari narasumber, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dana untuk para korban letusan gunung Semeru di Jatim dari keluarga besar SMK Kesehatan Purworejo, melalui Yayasan Lembaga Amil Zakat Baitul Mal FKAM cabang Yogyakarta, dan diterima secara simbolis oleh Catur Trisaswanto selaku perwakilan FKAM.

“Kita dari OSIS, Dewan Ambalan, dan juga PMR telah melakukan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita korban letusan gunung Semeru di Jatim,”
ujar Ketua OSIS Nur Dwi Lestari, didampingi Ketua PMR Wulan Anggraeni, dan Ketua Dewan Ambalan Dita Virdanjani, usai kegiatan. (Jon)