Jelang Ramadhan, Fame Hotel Sunset Road Tawarkan Special Price, Tertarik?

    


Sales Manager Fame Hotel Sunset Road Marendra Putra - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sejumlah akomodasi pariwisata dan hotel di Bali mulai menata propertinya untuk menyambut wisatawan. Hal yang sama juga dilakukan oleh pengelola Fame Hotel Sunset Road, Badung, Bali.

Pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara dan domestik, bertepatan menjelang pelaksanaan hari suci Ramadhan. Dengan demikian, kata Sales Manager Fame Hotel Sunset Road Marendra Putra menjelaskan, pihaknya memiliki 4 program unggulan.

“Ada 4 program, pertama program kamar, program buka puasa, program kamar waktu idul fitri dan program dinner waktu idul fitri,” kata Putra, Senin, 21 Maret 2022.

Ditambahkan, Fame Hotel Sunset Road menawarkan program harga khusus untuk kamar di bulan April periode 1-30 April 2022. Harga booking kamar di periode April tersebut seharga Rp 225 ribu dari harga normal Rp 250 ribu.

Dijelaskan, periode buku bulan April dapat digunakan untuk 20 Desember 2022. Sedangkan untuk program buka puasa Fame Hotel Sunset Road menawarkan high five atau beli 5 gratis 1 dan berlaku untuk kelipatannya.

“Itu mulai angka Rp 30 ribu dan berlaku untuk takjil. Untuk promo lebaran ada high seasons seharga Rp 400 ribu sudah termasuk charge Rp 150 ribu. Disitu ada promo 10% sehingga cukup bayar Rp 360 ribu. Jadi periode menginapnya 2-4 Mei 2022,” kata Putra.

Selain itu, harga miring yang juga ditawarkan yakni, promo dinner family untuk 4 orang seharga Rp 200 ribu, 2 dewasa dan 2 anak-anak dibawah 12 tahun.

Saat ini, pangsa pasar Fame Hotel Sunset Road banyak diisi oleh wisatawan domestik. Tingkat hunian didominasi 40-50 persen didominasi oleh wisawatan nusantara. Sedangkan wisman occupancy nya hanya berkisar 5%.

“Kita masih wait and see dengan regulasi yang bisa saja berubah setiap saat. Terutama, soal pertanggungan asuransi perjalanan, apakah asuransi itu dimiliki oleh wisatawan dari negaranya, ataukah harus asuransi Indonesia,” kata Putra.

Ia berharap, kebijakan yang ditetapkan pemerintah seperti sekarang terus berlaku dan tidak ada perubahan lagi.

“Ini sudah bagus, kebijakan tanpa karantina, berlaku rapid tes antigen dan visa on arrival, jangan sampai berubah lagi,” kata Putra. (Way)