GUNDALA SMK PN-PN2 Purworejo Ikut Terusik dengan Perilaku Bonanza High School Fest

    


Pengurus GUNDALA Nasional bersama pimpinan lembaga - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – GUNDALA, sebagai satu-satunya wadah paguyuban alumni dan para almamater SMK PN-PN2 Purworejo ikut terusik dengan sikap Bonanza High School Fest yang menyelenggarakan lomba futsal di Kabupaten Purworejo, tapi mendiskriminasi SMK PN-PN2 Purworejo.

Menurut Ketua Umum GUNDALA, Purwanto ST, MT, sikap panitia futsal ini justru bisa berdampak negatif terhadap pembinaan futsal tingkat SLTA di Kabupaten Purworejo.

Dihubungi melalui telpon seluler, Ketua Umum GUNDALA ini yang menyatakan punya anggota lebih dari 20 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri, termasuk para anggota UNIFIL di Libanon, akan menyambangi panitia dan meminta klarifikasi, kenapa adik-adiknya untuk ikut lomba futsal saja harus dapat ijin dari Kepolisian, sementara sekolah lain tidak.

Budi Waluyo, Ketua GUNDALA Jabodetabek, berkomentar lebih tajam.

“Apa yang ditakutkan oleh panitia dari anak-anak PN? Asal diajak baik-baik, mereka akan baik-baik. Tapi jangan diajari mereka harus berbuat yang melanggar tatanan,” kata Budi

Nada serupa juga disampaikan oleh Muh Ahyadi , Ketua GUNDALA Bandung Raya.

“Saya jamin adik- saya di PN akan taat aturan main, apalagi mereka main akan didampingi minimal dua orang guru pendamping. Jangan dikesankan PN itu trouble maker, kalau mau semuanya aman,” tegas Muh Ahyadi.

Menurut Pembina Yayasan Pembaharuan sebagai pengelola SMK PN-PN2 Purworejo, Arie Edi Prasetyo, jalinan kekeluargaan dan hubungan emosional antara anak-anak PN-PN2 dengan Gundala kakak-kakak kelasnya begitu akrab.

“Karena mereka sepakat akan menjadi pendukung utama Indonesia Jaya 2045, saat 100 tahun Indonesia Merdeka,” ungkap Arie. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS