Gandeng Iduka, SMK TI Kartika Cendekia Purworejo Adakan Workshop Penyusunan Program PKL

    


SMK TI Kartika Cendekia Purworejo mengadakan Workshop Penyusunan Program PKL (Praktek Kerja Lapangan) bersama Iduka dan Program Keahlian (Profil) DKV (Desain Komunikasi Visual), Sabtu (13/11/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK TI Kartika Cendekia Purworejo mengadakan Workshop Penyusunan Program PKL (Praktek Kerja Lapangan) bersama Iduka dan Program Keahlian (Profil) DKV (Desain Komunikasi Visual), Sabtu (13/11/2021).

Dalam workshop tersebut, menghadirkan 15 Iduka (Industri dan Dunia Kerja) yang ada di Kabupaten Purworejo, yakni, Munawar, Revo Printing, Tren ACBS, Mandhega, T&T Cloth, Sekut Screen Printing, MCK, SMJ, Asta Grafika, Citra, Danish Desain, Galbanaya, Look Art, Keluarga Cemara, dan Goes Studio.

Workshop dengan peserta kepala sekolah, PTP UNS, pengawas pembina, Waka Kurikulum, Waka Humas, Ketua Progli DKV, dan semua guru Progli DKV ini, dibuka secara resmi oleh Achmad Chamdani, SPd, MPd, Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Chamdani menyampaikan, bahwa menjadi SMK PK (Pusat Keunggulan), bagi SMK TI Kartika Cendekia Purworejo merupakan sebuah amanah, maka harus dijalankan sebaik-baiknya.

“Dengan digandengnya Iduka, bukanlah sebagai pesaing. Tapi dianggap sebagai mitra. Sebagai mitra, jika nantinya ada proyek, bisa bekerjasama. Begitu juga sebaliknya, jika mitra ada job namun kekurangan tenaga, maka bisa melibatkan SMK TI Kartika Cendekia,” ujar Chamdani.

Menurut Agus Setya Ardiyanto, A.Md, Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, dengan adanya program SMK PK ini, harapannya Iduka akan semakin percaya kepada SMK TI, dimana sekolah ini sudah dilengkapi dengan peralatan dan bangunan bengkel percetakan atau ruang studio disain konten kreator dan desain percetakan.

“Selain dengan Iduka di Purworejo, SMK TI Kartika Cendekia juga menjalin kerjasama dengan Iduka dari luar kota, seperti Percetakan Abang Ireng dari Jogjakarta dan konten kreator dari Semarang,” jelas Agus, usai workshop.

Dalam workshop, kata Agus, dipaparkan bahwa kompetensi Multimedia, di SMK PK berubah menjadi DKV (Desain Komunikasi Visual). Artinya, ada pembelajaran atau materi-materi yang berubah, meskipun sebagian sama dengan Multimedia.

“Kita sampaikan ke Iduka agar mereka memahami dan mengerti perubahan ini. Dan tindak lanjut dari workshop ini, kesepakatan bersama, dan mereka bisa menerima dengan perubahan ini,” jelas Agus.

Iduka, bisa memberikan masukan, pada sekolah terkait DKV yang ada, dimana bagi sekolah itu merupakan pembelajaran, dan di Iduka sendiri praktek langsung.

“Kita buat komitmen bersama, antara SMK TI Kartika Cendekia jurusan DKV dengan 15 Iduka melalui workshop ini. Ke 15 Iduka ini, nantinya akan menjadi tempat PKL bagi siswa kami,” pungkas Agus. (Jon)