Disorot Bantuan Kemensos yang Belum Cair, Kadisos P3A Paparkan Realisasi Pencairan

    


Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadisos P3A) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Menanggapi sorotan Menteri Sosial Tri Rismaharini soal Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima haknya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadisos P3A) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan, Untuk periode bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021 telah direalisasikan kepada KPM.

Dewa Mahendra mengatakan, Dana Bansos dari Kemensos untuk masyarakat Bali dari bulan Januari sampai September 2021sebesar Rp 474.101.575.000. Bansos itu terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 214.886.775.000 dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial Pangan (BSP) sebesar Rp 259.214.800.000.

“Untuk periode Juli sampai September 2021 sebagian besar telah direalisasikan,” jelas Dewa Mahendra, Rabu, 20 Oktober 2021.

PKH dari pagu nominal Rp 73.912.875.000 untuk 106.859 KPM sudah terealisasi sebesar Rp 71.212.725.000. Sehingga yang belum cair Rp 2.700.150.000 untuk 3.701 KPM.
 
Adapun BPNT dari pagu nominal sebesar Rp 86.620.200.000 untuk 144.367 KPM sudah terealisasi sebesar Rp 82.748.600.000 untuk 125.009 KPM. Artinya belum cair atau belum terealisasi sebesar Rp 3.871.600.000 untuk 19.358 Keluarga Penerima Manfaat KPM.
 
Jadi, kata Dewa Mahendra, bansos yang belum cair atau belum terealisasi pada periode Juli sampai September 2021 sebesar Rp 6.571.750.000 yang terdiri dari Rp 2.700.150.000 dana PKH untuk 3.701 KPM, dan dana BPNT Rp 3.871.600.000 untuk 19.358 KPM.

3.701 KPM untuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum melakukan pencairan terdiri dari Kabupaten Badung sebanyak 93 KPM, Kabupaten Bangli 733 KPM, Kabupaten Buleleng 297  KPM, Kabupaten Gianyar 16 KPM, Kabupaten Jembrana 55 KPM, Kabupaten Karangasem 920 KPM, Kabupaten Klungkung 121 KPM Kota Denpasar 36 KPM dan Kabupaten Tabanan 1.430 KPM.
 
19.358 KPM untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang belum bertransaksi terdiri dari Kabupaten Badung 460 KPM, Kabupaten Jembrana 2.727 KPM, Kabupaten Tabanan 1.872 KPM, Kabupaten Gianyar 3.563 KPM, Kota Denpasar 741 KPM, Kabupaten Klungkung 1.690 KPM, Kabupaten Bangli 2.807 KPM, Kabupaten Buleleng 2.735 KPM dan Kabupaten Karangasem 2.763 KPM.
 
Dewa Mahendra menambahkan, untuk mempercepat realisasi pencairan dana Bansos dari Kemensos, Gubernur Bali Wayan Koster meminta kepada Bank Himbara sebagai Bank Penyalur Dana Bansos, agar melakukan percepatan pencairan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Bagi yang belum melengkapi persyaratan sebaiknya segera diperbaiki agar dana bansos cepat direalisasikan,” jelasnya. (*/Way)