Bali Tourism Run Jatiluwih Sukses Dongkrak Okupansi Hingga Jarak 14 Km

oleh
Scan Me Bali Tourism Run (BTR) Jatiluwih 2926/Ist

KORANJURI.COM – Pada H minus sebulan Bali Tourism Run (BTR) Jatiluwih ketersediaan kamar di kawasan daerah tujuan wisata (DTW) sudah full booked. Akomodasi penginapan yang tersedia hanya 80 kamar.

Kepala Pengelola DTW Jatiluwih John Ketut Purna mengimbau peserta mencari akomodasi di luar DTW yang berada sekitar kecamatan Penebel.

“Saya tidak berani ngomong karena sudah penuh banget di Jatiluwih. Di Jatiluwih tidak lebih dari 80 kamar saja,” kata John Purna.

Dari penelusuran terhadap sejumlah penginapan hampir semuanya memang sudah penuh dipesan oleh peserta Bali Tourism Run Jatiluwih.

Bahkan, untuk akomodasi yang berjarak cukup jauh, ketersediaan kamar juga nihil untuk tanggal 20-21Juni 2026, atau bertepatan dengan Hari H event sport tourism di destinasi sawah berundak itu.

Informasi dari aplikasi online travel agent (OTA) seperti Agoda menunjukkan, homestay yang berlokasi dekat dengan DTW Jatiluwih sudah menutup reservasi kamar untuk event BTR.

Referensi akomodasi di OTA paling jauh yakni akomodasi Buana Asti yang berjarak 14 Km dari Kantor Badan Pengelola Daya Tarik Wisata Jatiluwih. Waktu yang ditempuh selama 34 menit.

Kemudian, Tuka Cabins Jatiluwih berjarak 9,4 km dari DTW dengan waktu tempuh 19 menit. Terpendek, homestay Calma Coliving Jatiluwih berjarak 6,1 Km dengan jarak tempuh 14 menit.

“Kalau berangkat pagi, kita start jam 6, sekitar jam 4 pagi dari Denpasar masih bisa dilakukan,” kata John.

Hingga H-7 BTR Jatiluwih, jumlah peserta yang sudah terdaftar sebanyak 1.100 orang dari target 2.000 orang. John mengatakan, pihak panitia bergerak masif untuk mencapai target jumlah peserta.

“Promosi masih terus kami lakukan melalui media sosial maupun pemberitaan di media mainstream,” jelas John (Way)