4 Pejabat Pemkab Purworejo Diperiksa Kejaksaan, Ini Alasannya

    


Kantor Kejaksaan Negeri Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Empat pejabat Pemkab Purworejo, diperiksa kejaksaan, pada Selasa (23/06/2020) atau Rabu (24/06/2020) lalu, di Kejaksaan Negeri Purworejo.

Mereka diperiksa terkait dugaan kasus penyimpangan penyaluran bantuan propendakin (program peningkatan pendapatan masyarakat miskin) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purworejo, tahun anggaran 2018

Hal itu diperkuat dengan beredarnya surat pemanggilan dari Kejaksaan Negeri Purworejo untuk keempatnya, tertanggal 17 Juni 2020, nomor B-929/M.3.24/Fd.1/06/2020.

Isinya, hal bantuan pemanggilan, yang ditujukan kepada Sekda Kabupaten Purworejo, untuk menyampaikan surat pemanggilan kepada empat pejabat yang tercantum dalam surat tersebut.

Yakni, Yuli Dwi Praptanto (Inspektur Pembantu II pada Inspektorat Kabupaten Purworejo, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Setda Kabupaten Purworejo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Purworejo, dan Kepala Seksi Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pedesaan pada Dispermades Kabupaten Purworejo.

Ketika dikonfirmasi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Purworejo, melalui Kasi Intelijen, Zainal Abidin, membenarkan adanya surat tersebut.

Ia mengatakan, pemanggilan sejumlah pejabat ini dilakukan setelah ada surat perintah, tertanggal 16 Juni 2020 terkait penyelidikan dugaan penyimpangan penyaluran bantuan propendakin pada tahun 2018.

Terkait dengan perkembangan kasus tersebut, Zainal Abidin belum dapat menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Purworejo, Said Romadhon, tidak menampik adanya pemanggilan beberapa pejabat dibawah pimpinannya, terkait dugaan penyimpangan penyaluran bantuan propendakin.

“Benar. Untuk informasi lebih lanjut bisa ke Dispermades,” kata Said Romadhon, beberapa waktu lalu

Menanggapi hal itu, Kepala Dinpermades Kabupaten Purworejo, Agus Ari Setiyadi tidak mau berkomentar banyak

“Untuk tahun 2018, saya belum di Dinpermades, jadi nggak bisa berkomentar banyak,” ujar Agus Ari ketika dikonfirmasi melalui WA, Kamis (02/07/2020). (Jon)