1.115 Narapidana Beragama Hindu Terima Remisi Khusus Nyepi

    


Ribuan orang berkumpul di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung atau lebih dikenal dengan sebutan Lapangan Puputan Badung. Mereka menyaksikan atraksi Ogoh-ogoh pada malam Pengerupukan, Selasa, 8 Maret 2016 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Remisi Khusus diberikan pada hari Raya Nyepi kepada narapidana yang beragama Hindu. Total narapidana yang mendapat Remisi Khusus Nyepi sebanyak 1.115 orang di seluruh Indonesia.

Sedangkan di Bali, Remisi Khusus diberikan kepada 746 narapidana. Jumlah itu tersebar di Lapas Kelas IIA Kerobokan sebanyak 201 narapidana. 133 orang dari Lapas Kelas II A Bangli, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan 25 orang.

Lapas Kelas IIB Tabanan 73 narapidana, Lapas Kelas IIB Singaraja 112 narapidana, Lapas Kelas IIB Karangasem 44 dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem 10 orang narapidana.

Sedangkan, dari Rutan Kelas IIB Gianyar 37 narapidana, Rutan Kelas IIB Bangli 42 narapidana, Rutan Kelas IIB Klungkung 27 narapidana dan Rutan Kelas IIB Negara 42 orang narapidana.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, Remisi Khusus diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah memenuhi syarat sesuai agama yang dianut. Pengurangan masa hukuman diberikan mulai 15 hari hingga 2 bulan.

“Remisi sebagai apresiasi negara terhadap narapidana yang berhasil menunjukkan perubahan prilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri untuk hidup mandiri guna mempersiapkan diri untuk kembali hidup di tengah masyarakat,” kata Jamaruli di Denpasar, Senin, 15 Maret 2021. (Way)