Tanggapi Wisman Berulah di Bali, Sandiaga Minta Penyedia Mikol Ikut Awasi Tamunya

oleh
Menparekraf Sandiaga Uno - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Menparekraf Sandiaga Uno menanggapi perilaku wisatawan asing di Bali yang banyak berulah dan melakukan pelanggaran. Menurutnya, perilaku pelanggaran dipicu oleh wisman dalam kondisi terpengaruh alkohol.

Menurutnya, pihak-pihak yang menyediakan layanan minuman beralkohol harus ikut bertanggungjawab mengingatkan tamunya jika sudah terlalu banyak mengkonsumsi mikol.

Dalam kasus bule asal Inggris yang merampas truk menurutnya, saat itu pelaku dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.

“Harus diingatkan, bahwa perilaku ini dipicu oleh wisatawan yang mabuk. Nah, wisatawan yang mabuk ini tidak tahu apa yang dilakukan,” kata Sandiaga di Bali, Jumat, 14 Juni 2024.

Sandi mengatakan, untuk mengatasi perilaku buruk wisman tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Tapi oleh seluruh elemen yang ada di bidang pariwisata.

Bali memiliki cukup perangkat untuk mengatasi kondisi tersebut. Tatanan sosial itu juga didukung adanya penegak hukum seperti kepolisian, pecalang dan Satpol PP Pariwisata.

“Kalau melihat wisatawan sudah dalam kondisi mabuk bisa melaporkan ke polisi, pecalang atau satpol PP Pariwisata untuk mengantarkan dia pulang dan tidak boleh mengemudikan kendaraan,” jelas Sandiaga.

Ia menyebutkan, perilaku turis asing berperilaku nakal itu bukan hanya terjadi di Bali dan Indonesia saja. Pemangku kepentingan pada destinasi wisata di sejumlah negara juga memiliki pengalaman serupa.

“Di Spanyol juga demikian, saya sempat bertemu dengan stakeholder di sana dan mereka juga mengalami hal yang sama,” kata Sandiaga. (Way)

KORANJURI.com di Google News