Sany Excavator Targetkan Kuasai Penjualan Alat Berat 7,5 Ton dan 20 Ton untuk Pasar Bali Nusra

    


Chief Marketing Officer PT Sany Perkasa Hery Yudianto (kiri) dalam kegiatan customer forum di Kuta, Bali, Selasa, 2 November 2021 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – PT Sany Perkasa merambah pulau dewata dalam upaya mengembangkan sayap bisnis penjualan alat berat. Dalam perhitungan investasi, brand Sany Excavator memiliki keunggulan tersendiri, baik dalam hal investasi maupun layanan purna jual yang cepat.

Di Bali, PT Sany Perkasa berkantor cabang di Jalan By Pass Dharma Giri No. 88, Blahbatuh, Gianyar.

Chief Marketing Officer PT Sany Perkasa Hery Yudianto menjelaskan, brand Sany Excavator tumbuh pesat di Indonesia menempati posisi teratas dalam 2 tahun berturut-turut. Posisi bergengsi tersebut dicapai dalam hal penjualan excavator di Indonesia.

Hery mengungkapkan, Sany Excavator hadir di pasar Indonesia dengan sejumlah tipe antara lain, SY55C, SY75C,
SY135C, SY135F, SY215C, SY215C-ACE, SY365H, SY500H, SY750H dan SY980H. Di Bali model yang dibutuhkan adalah ekskavator tipe SY75C. Ukuran itu untuk mendukung pembangunan proyek strategis di Bali dan wilayah Nusa Tenggara.

“Unit model ini mendominasi pangsa pasar
sebesar hampir 40% terhadap penjualan seluruh pabrikan yang ada di Indonesia,” jelas Hery di Kuta, Badung, Selasa, 2 November 2021.

Disebutkan, tipe alat berat Sany Excavator yang laris di pasaran itu memiliki efisiensi tinggi, konsumsi bahan bakar rendah dan biaya perawatan yang juga rendah. Hal itu, kata Hery, menjadi faktor utama penjualan terbaik SY75C dan menjadikan unit model ini sebagai unit terbaik di kelasnya.

Selain kelebihan tersebut, perusahaan juga menjaga kedekatan dengan para konsumen dalam hal pelayanan purna jual yang cepat. Komitmen itu dituangkan secara tertulis dengan para kustomer Sany Excavator.

“Kita bekerjasama dengan pelanggan bukan hanya sebatas penjual dan pembeli, kita juga bekerjasama dengan para mekanik dan operator kustomer,” kata Hery.

Deputy Sales Departement Head PT Sany Perkasa Bima Dwikora menambahkan, Sany Perkasa masuk dalam kompetisi penjualan alat berat di Indonesia sejak tahun 2014. Setahun kemudian, di tahun 2015 mulai melakukan penetrasi pasar hingga 2017.

Selama 3 tahun, dari 2017-2020 PT Sany Perkasa membangun kedekatan dengan para kustomernya. Tahun 2021, perusahaan alat berat yang telah membangun pabrik di Indonesia ini mulai membangun jaringan.

“Dari 3 cabang di tahun 2015 saat ini kami sudah memiliki 26 cabang di Indonesia. Tahun 2020, Sany Perkasa berada di peringkat pertama untuk marketshare bersama Hitachi. Mulai 2021 sampai saat ini PT Sany Perkasa menduduki marketshare nomer satu dengan pangsa pasar 27% sampai 28% atau tertinggi diantara produk kompetitor,” kata Bima.

Saat ini PT Sany Perkasa telah membangun pabrik di Indonesia yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat dan akan diresmikan pada bulan Desember 2021. Kemudian, proses produksi akan dimulai bulan Maret 2021. (Way)