Pecahkan Rekor, Tahun 2022 PNBP Imigrasi Capai Rp 4 Triliun

oleh
Plt Direktur Jenderal Imigrasi Widodo Ekatjahjana - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi
mencapai angka Rp 4 triliun pada Kamis (01/11/2022). Pemasukan
tertinggi berasal dari layanan visa, yang menyentuh hampir Rp 1,8 triliun.

“Peningkatan PNBP tahun 2022 yang signifikan harus dimanfaatkan secara efektif dan
efisien untuk optimalisasi penegakan hukum keimigrasian,” ujar Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana di Batam.

Ia melanjutkan, menurut pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat
potensi loss PNBP sekitar Rp 3 triliun per tahun, sejalan diterapkannya kebijakan
Bebas Visa Kunjungan yang ditujukan bagi 169 negara.

Namun menurutnya, dengan diterapkannya penangguhan pemberian BVK dan penerapan Visa
on Arrival bagi negara-negara tersebut sejak pandemi, Penerimaan Negara
Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi, menembus angka Rp 4 triliun
pada 1 Desember 2022.

Angka tersebut hampir empat kali lipat jika
dibandingkan dengan realisasi target PNBP tahun lalu.

“Realisasi belanja kita sejauh ini hanya fokus di pelayanan. Padahal untuk wilayah kerja
keimigrasian yang memiliki wilayah laut seperti Kepri,” jelas Widodo Ekatjahjana.

Sementara, realisasi target PNBP tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan
penerimaan negara dari Imigrasi sebelum Pandemi Covid-19. Tahun 2017, realisasi
PNBP Ditjen Imigrasi adalah Rp 1,8 triliun. Sedangkan pada tahun 2018 mencapai Rp
2,1 triliun.

“Sebelum pandemi, Imigrasi mencetak angka penerimaan
sebesar Rp 2,5 triliun hingga akhir 2019,” jelasnya.

Realisasi PNBP berdasarkan OMSPAN per 30 November 2022 pukul 19.49
sebesar Rp 4.030.090.797.551 dengan rincian:
1. Paspor : 1.209.072.500.000
2. Visa : 1.766.249.697.550
3. Izin Tinggal : 948.364.100,000
4. Kim Lainnya : 106.404.500.001. (Bob)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News