Kali Pertama Digelar, Peringatan Hari Jadi Purworejo di 27 Februari

    


Foto: Ilustrasi

KORANJURI.COM – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Purworejo yang ke-188, yang jatuh pada tanggal 27 Februari 2019, sejumlah kegiatan telah dipersiapkan Pemkab Purworejo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Peringatan tahun ini, baru pertama kali dilakukan, setelah adanya perubahan peringatan hari jadi, dari 5 Oktober menjadi 27 Februari.

Rangkaian kegiatan, diawali dengan ziarah ke makam Bupati Purworejo pertama, RAA Cokronegoro I pada Selasa (26/2), di Bulus, Gebang, oleh Bupati Purworejo beserta jajarannya.

Acara dilanjutkan dengan Pengetan Jumenengan, Rabu (27/2) malam, dengan menampilkan tarian Beksan Kidung Cakra, Beksan Cakra Tunggal ( keprajuritan ), serta sendratari Sengguh Ora Mingkuh

“Masyarakat bisa menyaksikannya, karena ada tarian yang ditampilkan di jalan Setiabudi depan pendopo,” ungkap Agung Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Kamis (21/2/2019), dalam jumpa persnya.

Pada malam Jumenengan itu, juga ada gebyar lampion. Pada Gebyar Lampion, kata Agung, akan dinyalakan lampion di sekitar alun-alun sebelah utara, selama sepuluh hari berturut-turut.

Acara yang sangat menarik dan diprediksi bisa memancing banyak pengunjung, kata Agung, ada Parade Budaya, Sabtu (2/3) siang sekitar jam 14.00 WIB, dengan mengambil start dan finish di alun-alun, yang menampilkan Drumband AKMIL, Bregodo Cimpoling, Bregodo Wirobrajan, Kereta Kencana, serta Bergodo Kecamatan.

Seluruh peserta, menggunakan pakaian adat Jawa. Jajaran Forkopimda, menaiki Kereta Kencana, anggota DPRD, naik dokar hias, para pimpinan OPD, juga naik dokar hias, dan para Camat naik kuda.

Parade budaya, direncanakan mengambil rute, Pendopo Kabupaten – Tugu Gunungan Timur – Selatan sampai dengan taman Kresna – belok kanan menuju jalan Jenderal Sudirman – pertigaan SMPN 1 ke Utara – stasiun belok ke timur – perempatan Hotel Intan ke Selatan – Koramil Purworejo ke Selatan masuk pendopo

“Sebagai puncak acara, jalan gembira, Minggu (10/3). Peserta gratis, dapet kaos, dan kupon doorprize. Kita sediakan sekitar 15 ribu kulon,” pungkas Agung, yang didampingi Kabag Humas, Bambang Gatot Seno Aji. (Jon)