KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster akan mengumpulkan platform daring untuk mengoptimalkan pendapatan dari pungutan wisatawan asing (PWA).
Media pemasaran online yang akan diajak berkontribusi terhadap PWA di antaranya, Traveloka, Tiket.com maupun Trip.com.
Selain platform pemasaran digital berjejaring, Gubernur Bali juga akan merangkul Airbnb, Booking.com, hingga Xpedia.
“Saya berharap, media pemasaran online ini punya kontribusi untuk optimalisasi PWA, dalam waktu dekat tgl 21 Mei 2026 saya akan undang, termasuk 34 konjen di Bali,” kata Koster di gedubg Kertha Sabha, Denpasar, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Koster, platform digital itu memiliki kepentingan yang sama dengan regulasi pungutan wisatawan asing yang digulirkan Pemprov Bali.
“Saya sampaikan mereka bertransaksi secara digital mau menginap di mana, jadi kita harus sama-sama menjaga pariwisata yang bagus dan berkelanjutan. Karena itu harus sama-sama punya tanggung jawab,” jelas Gubernur.
Selain itu, Koster juga akan mengundang maskapai penerbangan internasional dengan tujuan sama, berkontribusi terhadap peningkatan PWA di Bali.
“Jadi semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pariwisata di Bali akan kita libatkan,” ujarnya.
Menurutnya, manfaat resiprokal harus berjalan satu arah antara pemerintah dan pihak swasta. Ia menekankan, upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah Provinsi Bali semata atau masyarakat.
“Ketika pariwisata sudah jadi pusat ekonomi maka harus ada manfaat timbal balik,” ujarnya.
Gubernur Bali Wayan Koster secara khusus menyampaikan penghargaan kepada wisatawan asing yang telah berkontribusi membayar Pungutan Wisatawan Asing (PWA) sebesar Rp150.000 per orang.
Penghargaan dan apresiasi disampaikan melalui pernyataan dalam bentuk konten grafis dan video yang diluncurkan secara resmi di Gedung Kertha Sabha, Sabtu, 16 Mei 2026. (Way)





