DTW Tanah Lot Jamin Pengelolaan Sampah Selama Art & Food Festival #7 Aman

oleh
Manager Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot I Wayan Sudiana - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tanah Lot Art & Food Festival #7 tahun 2026 menargetkan jumlah kunjungan 10.000 orang per hari. Pengelola daerah tujuan wisata juga memastikan, penanganan sampah akan terkelola dengan baik.

Manager DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan, dari tahun ke tahun, sampah yang dihasilkan saat festival tidak pernah menjadi isu di kemudian hari. Selama beberapa hari pelaksanaan, petugas setiap hari akan membersihkan areal DTW.

“Kita sudah kerjasama dengan TPST untuk menangani sampah, kita sudah punya tempat penampungan sampah. Boleh dikatakan sampah kita aman, kami berkomitmen soal environmental tourism di Tanah Lot,” kata Sudiana di Tabanan, Senin, 24 Agustus 2026.

Di Tanah Lot penanganan sampah dilakukan secara berkontrak dengan pihak ketiga dari kalangan swasta. Pemilahan juga dilakukan sesuai dengan jenis sampah yang ada, organik, anorganik dan sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3).

Wayan Sudiana mengatakan, pihaknya juga memastikan penanganan sampah tidak ada yang dibakar.

“Tanah Lot super aman dari masalah sampah, tidak ada dibakar, tidak merusak lingkungan. Penanganan sampah di Tanah Lot sudah dilakukan dengan baik, saya jamin tidak ada yang dibakar,” jelasnya.

Tanah Lot Art & Food Festival #7 digelar pada 28-30 Agustus 2026 dengan mengangkat tema ‘Samudrasakti Raksanam Jagat Samaya’.

Maknanya, menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam. Semesta laut adalah sumber kekuatan yang menjaga keseimbangan alam semesta. Laut juga sumber kehidupan, tempat penyucian serta peleburan.

“Ini menjadi sebuah momen untuk memaknai betapa pentingnya kita menjaga laut atau samudra sebagai sumber kehidupan,” kata Wayan Sudiana.

Dalam festival itu, parade Gebogan menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan. Tahun ini parade Gebogan dan Baleganjur ditampilkan oleh masyarakat dari Desa Beraban, Tabanan dengan tema ‘Sunset in Paradise’.

Dalam ajang food festival yang digelar, setiap hari akan dibagikan 100 pack kuliner khas Tabanan kepada para pengunjung. (Way)