Ditreskrimsus Polda Bali Ungkap Penyebab Kelangkaan Gas Melon di Pasaran

oleh
Ditreskrimsus Polda melakukan koordinasi bersama PT. Pertamina (Persero) Denpasar, soal kelangkaan gas elpiji 3 kg di pasaran, Selasa, 4 Juni 2024 - foto: Ist

KORANJURI.COM – Kelangkaan gas elpiji 3 kg yang belakangan sulit didapat masyarakat, salah satunya disebabkan oleh adanya 2 kali long weekend di bulan Mei dan World Water Forum (WWF) di Bali. Saat konferensi air sedunia itu, aktifitas kendaraan masuk ke Bali diperketat.

Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iqbal Sangaji menjelaskan, dalam koordinasi yang dilakukan bersama PT. Pertamina (Persero) Denpasar, Selasa, 4 Juni 2024, kelangkaan juga dipicu ketentuan pembelian gas elpiji 3 kg sesuai Peraturan Menteri ESDM.

“Peraturan menteri ESDM sudah diberlakukan, yang mana, konsumen pengguna elpiji 3kg diwajibkan menginput KTP dan KK dalam sistem yang sudah disiapkan di pangkalan,” kata Iqbal.

Menurutnya, saat ini pendistribusian gas elpiji 3 kg tidak ada hambatan. Kelangkaan hanya ada di tingkat pengecer. Mengingat, diberlakukannya aturan KTP titik serah terakhir gas elpiji 3 kg ada di pangkalan.

“Diharapkan masyarakat pengguna gas elpiji 3 kg langsung membeli di pangkalan terdekat,” ujar Iqbal.

Di sisi lain, berdasarkan putusan Direktorat Migas, kuota gas tabung hijau di provinsi Bali tahun 2024 dikurangi 9 persen.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, Pemprov Bali bersama Hiswana Migas telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) gas melon.

“Pengawasan dimulai dari siapa yang boleh menjual, HET kan sudah ditentukan, karena permintaan banyak ketersediaan berkurang, berlakulah hukum ekonomi. Tapi itu pun akan terus kita lakukan upaya, harganya bisa kita tekan, dengan menambah suplai,” kata Dewa Indra ditemui di Tahura Mangrove, Jumat (31/5/2024) lalu.

Dikatakan Dewa Indra, harga tinggi di pengecer tidak terjadi di seluruh wilayah Bali.

“Kalau di wilayah antara suplay dan demand seimbang, ya harganya masih sesuai,” kata Dewa Indra. (Way)

KORANJURI.com di Google News