Deklarasi, Banteng Solotengah Bersatu Minta Gibran-Teguh Jaga Hubungan Baik

    


Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menghadiri deklarasi Banteng Solotengah Bersatu di Gedung Sriwijaya, Kampung Timuran, Solo, Selasa, 22 September 2020 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Banteng Solotengah Bersatu secara resmi menyatakan diri mendukung pasangan Gibran-Teguh di Pilkada Surakarta 9 Desember 2020 mendatang.

Banteng Solotengah yang selama ini dikenal cukup militan, menyodorkan sejumlah permintaan kepada pasangan Gibran-Teguh. Diantaranya, jika terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surakarta, Banteng Solotengah Bersatu meminta pasangan Gibran-Teguh tetap menjaga hubungan baik.

“Intinya Banteng Solotengah Bersatu punya semboyan melayani dan mengayomi. Kita memohon dan mengharapkan hubungan baik yang selama ini terjalin dengan pemerintah kota (FX Rudyatmo), bisa terus dilanjutkan,” kata Ketua Panitia Pelaksana Sardjono, A.Md, Selasa, 22 September 2020.

Sardjono menambahkan, prioritas yang ditekankan oleh Banteng Solotengah Bersatu diantaranya, pasangan Gibran-Teguh memajukan bidang pendidikan, kesehatan dan memperluas lapangan kerja.

Dalam konsolidasi internal, Banteng Solotengah Bersatu telah membentuk tim pemenangan di 7 Korwil yang tersebar di 5 kecamatan di Surakarta. Koordinator wilayah itu memiliki 200 kepala suku, dan setiap kepala suku membawahi 10 orang anggota.

Banteng Solotengah merupakan sayap dari PDIP Kota Surakarta dengan Ketua Umum Bambang Kede.

“Mereka bergerak dari bawah untuk memenangkan pasangan Gibran-Teguh,” jelas Sardjono.

Sementara, Gibran menyatakan target pemenangannya mencapai 92 persen. Pengusaha kuliner itu juga meminta para pendukungnya untuk tetap menjaga dan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama pandemi berlangsung.

“Saya pesen satu saja, tolong patuhi protokol kesehatan. Kalau semuanya sehat, targetnya pasti bisa dicapai, 92 persen pasti bisa dicapai,” kata Gibran diatas panggung.

Gibran juga menyatakan, Banteng Solotengah Bersatu menjadi kunci pemenangan di kontestasi politik Pilkada Solo. (Way)