Aku for Bali-Crew Jimbaran Bagikan 2.020 Nasi Bungkus

    


Pendiri 'Aku for Bali' Isyanita Tungga Dewi (kiri) bersama Wakil Bupati Kabupaten Badung I Ketut Suiasa (kanan) melepas kegiatan pembagian 2.220 nasi bungkus, Kamis, 31 Desember 2020 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memasuki penghujung tahun 2020, elemen masyarakat yang tergabung dalam ‘Aku for Bali’ dan ‘Crew Jimbaran’ membagikan 2.020 nasi bungkus kepada masyarakat, Kamis, 31 Desember 2020.

Kegiatan itu dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Badung Ketut Suiasa. Ada 5 posko yang telah disiapkan untuk membagikan ribuan nasi bungkus itu. Posko utama berada di kantor Camat Jimbaran.

Wabup Suiasa mengatakan, 2.020 nasi bungkus sebagai simbol ucapan syukur atas kehidupan yang telah dilalui. Meski sepanjang perjalanan tahun ini, banyak tantangan dan ujian yang dihadapi oleh umat manusia.

Justru, ujian yang dihadapi, kata Ketut Suiasa, menyadarkan pentingnya rasa solidaritas dalam memahami hak individu dan tanggungjawab kepada kepentingan umum.

“Salah satunya adalah dengan mendukung dan mengapresiasi anak-anak kita melakukan hal positif membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Ada banyak nilai yang bisa dipetik dari kegiatan ini,” kata Suiasa usai melepas kegiatan pembagian nasi bungkus, Kamis, 31 Desember 2020.

Menurutnya, aksi sosial itu menjadi contoh nyata kehidupan di masyarakat, bahwa kepekaan dan rasa peduli tetap ada di tengah-tengah kondisi ekonomi yang saat ini mengalami tantangan di tengah pandemi. Dirinya berharap, apa yang dilakukan ‘Aku for Bali’ menjadi contoh bagi yang lain untuk melakukan kegiatan serupa.

Sementara, Inisiator aksi sekaligus pendiri ‘Aku for Bali’ Isyanita Tungga Dewi menjelaskan, dalam menyiapkan ribuan nasi bungkus, pihaknya menggandeng para pelaku usaha kecil yang ada di masyarakat. Dengan begitu, aksi sosial itu tidak semata-mata berbagi nasi bungkus tapi juga menggeliatkan ekonomi masyarakat yang hampir 10 bulan ini terdampak pandemi.

“Nasi bungkus ini sebagian kita buat sendiri, sebagian kita pesan ke masyarakat. Jadi, kita juga berusaha membangkitkan lagi ekonomi mikro yang selama ini, banyak terdampak karena pandemi,” jelas Anita.

Istri dari Nyoman Satya Wibhawa ini menambahkan, sebelum berbagi nasi bungkus, pihaknya telah mengumpulkan data secara detail terkait kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan.

‘Aku for Bali’ sendiri telah bergerak hampir di seluruh Bali dalam melakukan aksi sosial. Secara berkesinambungan, komunitas sosial itu setiap hari membagikan nasi bungkus di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan itu akan terus berlangsung dan program yang ada juga berkembang mengikuti kondisi di masyarakat.

“Tahun depan kami masih akan terus bergerak, mungkin ada program lain juga yang akan kita jalankan. Semoga nasi yang kita bagikan bisa bermanfaat bagi sesama,” jelasnya. (Way)