KORANJURI.COM – Baru-baru ini kantor Bank Indonesia bersama Polda Bali memusnahkan 3.731 lembar uang palsu. Selain memicu kerugian bagi yang mendapatkan, uang palsu juga mengganggu stabilitas perekonomian dan menurunkan kepercayaan publik terhadap Rupiah
Pemberantasan Rupiah palsu merupakan mandat UU No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Serta, langkah nyata untuk menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi menggunakan uang Rupiah.
- Bisa dicek hanya dalam 5 detik dengan metode 3D: Kepala BI Bali Achris Sarwani menyebut uang palsu yang beredar kualitasnya sangat rendah, sehingga mudah dikenali dengan cara Dilihat, Diraba, Diterawang.
- Temuan uang palsu turun dari 5 lembar per 1 juta uang beredar pada 2023 menjadi 4 lembar per 1 juta pada 2024-2025, pecahan Rp50.000 TE 2022 bahkan dinobatkan sebagai salah satu uang paling aman di dunia.
- Uang palsu yang dinilai mengganggu stabilitas ekonomi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap Rupiah.
Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Bali Achris Sarwani mengatakan, Bank Indonesia meneliti kualitas uang palsu yang diproduksi selama ini relatif sangat rendah.
Masyarakat, kata Achris dapat mengidentifikasi dengan mudah dan sangat cepat, dalam waktu 5 detik. Caranya, melalui metode 3D, Dilihat, Diraba, Diterawang.
“Tiga metode itu telah diklasifikasi berdasarkan pemeriksaan oleh tenaga ahli dan uji laboratorium,” kata Achris.
Berdasarkan data BI, jumlah temuan uang palsu menunjukkan tren yang semakin menurun. Menurut Achris, pada tahun 2023, dalam setiap sejuta uang beradar hanya ada 5 lembar uang palsu.
Di tahun 2024, jumlah uang palsu dalam hitungan piece per million menurun satu lembar atau menjadi 4 ppm pada 2024-2025.
“Hitungannya piece per million atau jumlah lembar uang palsu dalam setiap satu juta rupiah,” kata Achris saat pemusnahan upal di Polda Bali.
Menurut Achris, uang rupiah kertas sulit untuk ditiru karena material dan teknologi yang digunakan semakin maju.
“Uang rupiah kertas semakin moderen dari teknologi cetak, bahan dan unsur pengaman, jadi mudah dikenali tiap sulit dipalsukan,” jelas Achris.
Kualitas Rupiah Diakui Dunia
Peningkatan kualitas uang rupiah juga diakui dunia. Achris mengatakan, sejumlah penghargaan uang rupiah tahun emisi (TE) 2022 menjadi seri uang terbaik atau best new banknote series.
Penghargaan itu diberikan pada ajang IACA Currency Awards 2023. Termasuk, penghargaan untuk uang rupiah kertas pecahan Rp50.000 tahun emisi 2022, yang meraih peringkat kedua dunia pada November 2022.
Pecahan rupiah Rp50.000 merupakan uang paling aman di dunia dan paling sulit dipalsukan. Ada 17 unsur pengaman canggih versi BestBrokers. (Way)





