Pelajar di Purworejo Meninggal Dunia Usai Motornya Dihantam Pickup dari Belakang

oleh
Kondisi motor korban usai diseruduk mobil pickup Mitsubishi Colt dari belakang - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keheningan malam di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Pangenjurutengah, mendadak pecah. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan mobil pickup Mitsubishi Colt dan sepeda motor Yamaha Mio terjadi tepat di depan SMAN 1 Purworejo pada Kamis (28/05/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.

Akibat peristiwa ini, seorang pelajar yang mengendarai motor Mio meninggal dunia.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara oleh pihak kepolisian, petaka ini bermula ketika pickup Mitsubishi Colt bernomor polisi Z-8831-DJ melaju dari arah utara menuju selatan. Pickup tersebut dikemudikan oleh Hamzah Fauzi (25), seorang warga asal Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sesampainya di depan SMAN 1 Purworejo, petaka tak terhindarkan. Diduga karena kurang berkonsentrasi terhadap situasi jalan di depannya, pengemudi pickup tidak menyadari ada sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi AA-4277-KL yang melaju searah di depannya dan bersiap untuk berbelok ke kanan.

Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, pickup langsung menghantam bagian belakang motor Mio tersebut dengan keras. Saking kuatnya benturan, mobil pickup kehilangan kendali, oleng ke kanan, hingga akhirnya terperosok ke dalam parit di sisi barat jalan.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Syaiful Islam (18), seorang pelajar yang berdomisili di Kelurahan Doplang, Kecamatan Purworejo.

Nahas, benturan keras tersebut membuat Syaiful mengalami cedera serius di bagian kepala. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa remaja berusia 18 tahun ini tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo.

Sementara itu, Hamzah Fauzi, pengemudi pickup, dilaporkan selamat namun mengalami nyeri dada. Saat ini, ia sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama dalam kondisi sadar.

Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui Kanit Gakkum Satlantas Ipda Tukul Puji Puriyono, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian masih bergerak cepat untuk mendalami kasus ini.

“Untuk saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Ipda Tukul Puji.(Jon)