KORANJURI.COM – Pembangunan tahap kedua Turyapada Tower sudah mencapai 45 persen. Koster menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada akhir November dan peresmian direncakan pada bulan Desember 2026.
Saat meninjau progress pembangunan, Minggu, 5 April 2026, Koster menyorot penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola.
Dia mengatakan, pentingnya konsistensi penggunaan material berkualitas tinggi dalam seluruh elemen pembangunan. Ditambah, pemanfaatan spesies bunga dan tumbuhan lokal untuk menghias seputar kawasan.
“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” kata Koster.
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis.
“Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon. Penataannya tidak bisa standar,” ujarnya.
Sebagai proyek strategis di Bali Utara, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang memadukan teknologi komunikasi dengan pariwisata.
Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.
Fasilitas yang disiapkan mencakup planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di badan menara, serta restoran statis. Terdapat pula museum keunggulan kebudayaan Bali dan laboratorium pendidikan sebagai wahana edukasi.
Di area luar, pengunjung akan disuguhi kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox. Untuk menunjang akses, disediakan area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan parkir dengan menara.
Kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta gedung konvensi yang menyasar pasar wisata meeting, incentive, convention, exhibition (MICE).
Dengan konsep ‘wisata di atas awan’ Turyapada Tower diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Bali berkelas dunia. (*)






