Tahun ini Kementerian PUPR Gelontor Anggaran Rp 107,38 Triliun

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kementerian PUPR mentargetkan pelelangan nasional selesai pada April 2018. Target itu dilakukan untuk mengejar 95 persen penyerapan anggaran.

“Serapan tahun 2018 ditargetkan mencapai 95 persen atau lebih tinggi dari tahun 2017 sebesar 93 persen,” kata Sekretaris Jenderal Anita Firmanti di Jakarta, Kamis, 29 Maret 2018.

Hingga 27 Maret 2018, Kementerian PUPR telah melelang 6.019 paket senilai Rp 40,5 triliun. Dari jumlah paket yang sudah dilelang, 47 persen atau sebanyak 2.884 paket senilai Rp 16,48 triliun, sudah terkontrak dan dimulai pekerjaannya.

Jumlah paket yang telah dilelang sebagian besar merupakan paket di empat Direktorat Jenderal yakni Ditjen Bina Marga 1.731 paket senilai Rp 23,2 triliun, Ditjen Sumber Daya Air sebanyak 1.951 paket senilai Rp 7,2 triliun, Ditjen Cipta Karya sebanyak 1.333 paket senilai Rp 5,5 triliun dan Ditjen Penyediaan Perumahan sebanyak 430 paket senilai Rp 3,8 triliun.

Anita menambahkan, kebijakan pemaketan di Kementerian PUPR, 90 persen paket yang dilelang diperuntukan untuk kontraktor skala kecil-menengah dan jasa konsultan swasta.

Total anggaran Kementerian PUPR Tahun 2018 sebesar Rp 107,38 triliun. Jumlah itu terbagi 81 persen atau Rp 88 triliun jenis belanja modal dan belanja barang berkarakter belanja modal. Sementara untuk progress penyerapan anggaran tercatat 8,45 persen dan progress fisik sebesar 9,58 persen.

Untuk tahun 2018, dijelaskan Anita, tidak ada lagi proyek pembangunan infrastruktur baru kecuali pembangunan bendungan dan irigasi. Anggaran akan difokuskan untuk menyelesaikan infrastruktur yang sudah dibangun sebelumnya. (*)