Seminar Lemhanas, Jokowi: Sesanti Tan Hana Dharma Mangrwa untuk Mempersatukan

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Gubernur Lemhannas Andy Widjajanto membuka Seminar Nasional siswa Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII Lemhannas. Seminar Nasional di ruang Gajah Mada, Gedung Lemhannas, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Presiden Joko Widodo hadir secara virtual dan menjadikan keynote speaker. Presiden menyinggung soal Sesanti Tan Hana Dharma Mangrwa dari Kitab Sutasoma Karangan Mpu Tantular.

Tidak ada pengabdian yang mendua jadi cerminan tidak adanya politik identitas. Rumusan itu, kata Jokowi, bukan untuk membuat perbedaan tapi untuk mempersatukan.

“Saya harap seminar ini memperkuat konsolidasi demokrasi untuk mereduksi politik identitas, dan juga melakukan adopsi teknologi dalam infrastruktur digital demokrasi untuk melahirkan pemilu yang lebih baik,” kata Presiden.

Sesanti itu, kata Jokowi, dibuat untuk memastikan kemajemukan menjadi pilar persatuan.

Presiden juga menyebut, Pemilu serentak akan menjadi ujian yang sesungguhnya bagi Bangsa Indonesia dalam menjalankan demokrasi. Ia menambahkan, Pemilu Serentak bukan sekadar menjalankan mandat Reformasi 1998.

“Tapi kita harus dapat menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan demokrasi yang matang,” ujarnya. (Bob)