Saat Ditangkap Edarkan Ganja, Kapendam Udayana: ARH Sudah Dipecat dari TNI

    


ARH, pecatan TNI yang ditangkap dalam kasus narkoba - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Disebutkan seorang oknum anggota TNI berinisial ARH atau Agung Rachmat Hidayat bersama satu rekannya berinisial M ditangkap di Jalan Raya Pemogan Denpasar. Keduanya ditangkap karena dugaan menjadi bandar narkoba jenis ganja.

Terkait penangkapan oknum TNI itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G., memberikan klarifikasi, jika A sudah bukan anggota TNI lagi saat ditangkap.

“Dia sudah bukan TNI saat ditangkap”, kata Kapendam, Sabtu (18/7/2020).

Jonny menambahkan, ARH merupakan terdakwa dalam kasus Tindak Pidana Militer Desersi atau mangkir dari tugas dinas, sejak 6 Januari hingga 11 Februari 2020. Kesatuannya bukan di wilayah Kodam IX/Udayana.

Kapendam menjelaskan, A terbukti secara sah bersalah telah melakukan tindak pidana militer Desersi dalam waktu damai. Ia dijatuhi pidana pokok penjara selama 1 tahun dan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer. Hal itu sesuai Petikan Putusan Pengadilan Militer Nomor 70-K/PM-III-12/AD/V/2020.

“Jadi, yang bersangkutan tersebut sebelumnya merupakan terpidana kasus desersi, dan sudah dinyatakan dipecat dari TNI, namun belum menjalani proses hukum apapun hingga saat kemarin dia ditangkap pihak Kepolisian,” jelas Jonny.

Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan di Denpom IX/3 Denpasar dan akan menjalani hukuman tindak pidana militer terlebih dulu. Sedangkan proses pidana narkoba juga tetap berjalan.

Kapendam memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media massa. Dalam pemberitaan itu disebutkan, salah satu pelaku pengedar narkoba jenis ganja merupakan oknum anggota TNI. (*)