“Yang dipukul waktu itu temannya Ibu Tamara Bleszynski. Tapi persoalan itu selesai secara damai,” kata Wayan Arta.
Kemudian pada Kamis, 14 April 2016 malam kejadian serupa kembali terulang. Kali ini korbannya adalah
Tamara Bleszynski yang dijambak rambutnya oleh pelaku ketika berada di kawasan Echo Beach, Canggu, Kuta Utara.

Ketika Tamara Bleszynski keluar dari vila di kawasan Kerobokan, ia merasa sudah dibuntuti oleh seseorang. Sampa padai akhirnya pelaku memepet Tamara Bleszynski yang saat itu dibonceng sepeda motor bersama kawannya bernama T.King.
Pada saat itulah, rambut artis berparas ayu ini dijambak dan diteriaki pelaku dengaan kata-kata kasar.
“Selain menarik rambut korban, pelaku juga mengeluarkan ujaran kasar,” jelas Wayan Arta.
Sampai saat ini, polisi belum mengetahui motif penganiayaan oleh seseorang terhadap Tamara Bleszynski.
Pihaknya masih mengumpulkan keterangan dan melihat hasil visum untuk menentukan apakah terlapor sebatas saksi atau statusnya naik menjadi tersangka.
“Kami upayakan secepatnya memproses kasus ini. Minggu depan sudah ada kepastian,” kata Wayan Arta.
way





