IOH Pamerkan Model Penggunaan Jaringan 5G

    


Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi President Director & CEO of Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha dan Director and Chief Regulatory Officer IOH M. Buldansyah meninjau use case 5G di Nusa Dua Bali, Rabu, 3 Agustus 2022 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Peluncuran layanan 5G IOH di Bali juga memamerkan use case pemanfaatan teknologi 5G. Pemodelan sistem itu ditampilkan dalam peragaan sejumlah sektor bisnis.

Pemodelan yang dipamerkan diantaranya meliputi, Smart Tourism berupa naked-eye 3D, nixed reality entertainment, dan bullet moment.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, teknologi yang dibangun melalui jaringan 5G dapat dimanfaatkan untuk banyak hal.

“Untuk promosi pariwisata sangat bagus, seperti teknologi metaverse yang sudah kita lihat. Tapi akan lebih bagus lagi bisa datang langsung ke Bali,” kata Cok Ace di BNDCC, Nusa Dua Bali, Rabu, 3 Agustus 2022.

Ditambahkan Wagub, potensi pariwisata Bali harus terus didukung oleh perkembangan teknologi. Hal ini akan bermanfaat bagi masyarakat lokal serta sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan.

“Dengan adanya layanan 5G dari IOH, kami berharap Bali dapat menjadi destinasi wisata super yang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Sementara, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi konsistensi Indosat Ooredoo Hutchison dalam mendukung agenda transformasi digital Indonesia, salah satunya lewat peluncuran layanan 5G di Bali.

“Kami yakin, teknologi 5G dapat mengakselerasi terwujudnya seluruh prioritas tersebut,” kata Johnny G. Plate. (Way)