Gubernur Koster Tinjau Pasar Murah dan Borong Kemeja Endek

    


Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua TP PKK Bali meninjau pasar murah menyambut hari Galungan dan Kuningan, Selasa, 6 April 2021 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster meninjau pelaksanaan pasar murah di halaman Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat 1 Niti Mandala Denpasar, Selasa (6/4/2021). Bazar yang berlangsung pada 5-6 April 2021 itu, dilaksanakan menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan.

Menurut Gubernur, kegiatan pasar murah ini merupakan hal positif karena membantu meringankan beban masyarakat di tengah pendemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Apa yang dilakukan DWP bersinergi dengan TP PKK dan BKOW merupakan hal yang sangat bagus dan positif,” kata Koster.

Dalam peninjauan itu, Gubernur sempat memborong kemeja berbahan endek yang langsung diberikan kepada pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir. Dikatakan, pasar murah itu sejalan dengan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali.

“Saya kira ini sangat bagus, wujud keberpihakan pada produk lokal Bali. Saya akan terus mendorong perajin agar lebih giat berproduksi. Sebaliknya, masyarakat juga terus kita dorong untuk membeli produk yang dihasilkan oleh perajin Bali,” ujarnya.

Pasar murah itu terselenggara atas sinergi tiga organisasi kewanitaan di lingkungan Pemprov Bali yaitu TP PKK Provinsi Bali, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bali dan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengatakan, TP PKK Provinsi Bali mendukung gelaran pasar murah tersebut. Dirinya berharap pelaksanaannya dapat mempermudah pegawai di lingkungan Pemprov Bali memperoleh kebutuhan menjelang hari raya.

“Kegiatan ini juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat karena berbagai bahan kebutuhan dijual di pasar murah ini,” kata Putri Koster.

Pelaksanaan pasar murah itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Setiap pengunjung diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak. Agar tak menimbulkan kerumunan, pihak panitia menyusun jadwal berkunjung bagi tiap OPD.

Selain menjual kebutuhan pokok dan sarana upacara, pasar murah juga menyediakan produk sandang berupa tenun tradisional khas Bali yaitu endek dan songket. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas