BPS Catat Nilai Ekspor Provinsi Bali 2025 Anjlok -11,79 Persen

oleh
Harbour Mobile Crane (HMC) melakukan pengangkatan kontainer yang akan diekspor - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Komoditas ekspor Bali sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan -11,79%. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat nilai ekspor Bali berada di angka US$ 512,45 juta.

Dalam Rilis Indikator Strategis Provinsi Bali, Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan mengungkapkan, hingga di bulan November 2025, nilai ekspor tidak terkerek naik.

“Bulan November 2025 belum menunjukkan sentimen positif, masih minus di angka -5,50% atau senilai US$ 47,84 juta,” kata Agus, Senin, 5 Januari 2026.

Ia mengatakan, dari lima besar negara tujuan ekspor, empat negara tercatat minus. Masing-masing, Amerika Serikat turun -2,54%, Tiongkok -1,46%, Australia -18,52% dan Jepang -9,37%.

Sedangkan kenaikan ekspor hanya terjadi ke negara tujuan Jerman sebesar +15,72%.

“Jerman menyerap kebutuhan pasar ekspor dari Bali berupa kertas, karton dan barang daripadanya, nilai yang dihasilkan untuk periode US$ 42,51 juta,” kata Agus.

Dari perkembangan ekspor barang Provinsi Bali, secara akumulatif, ekspor barang ke Australia mengalami penurunan paling dalam sebesar -18,52% dibandingkan tahun 2024.

Sedangkan, dari 5 besar komoditas ekspor periode Januari-November 2025, produk pakaian dan asesoris bukan rajutan, tercatat turun paling dalam -39,80% dibandingkan tahun 2024.

Untuk Impor barang di provinsi Bali periode Januari-November 2025 secara rata-rata juga mengalami penurunan 0,90% atau senilai US$ 149,66 juta, dibandingkan tahun 2024.

“Untuk bulan terakhir periode penghitungan di bulan November 2025,nilai impor barang sebesar US$ 15,21 juta atau naik +8,80%,” kata Agus. (Way)