BLK Resmi Tutup Pelatihan Kompetensi Angkatan Kedua

    


Kepala Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Gatot Suprapto, SH, didampingi Kepala UPT BLK, Sudarman, S.Sos, berfoto bersama para peserta pelatihan dengan nilai terbaik untuk masing-masing kejuruan, Kamis (20/6) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi angkatan kedua tahun 2019, yang diselenggarakan UPT BLK Dinperinaker Kabupaten Purworejo, resmi ditutup. Penutupan dilakukan Kepala Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Gatot Suprapto, SH, Kamis (20/6) pagi.

Penutupan pelatihan saat ini, untuk 4 paket pelatihan, yakni, kejuruan pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional, audio video, perakitan komputer, dan teknisi telpon seluler. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan kepada peserta dengan hasil terbaik untuk masing-masing kejuruan oleh Kepala Dinperinaker.

“Semua peserta pelatihan juga mengikuti uji kompetensi yang dilakukan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) BLK Surakarta,” jelas Gatot.

Hasil dari uji kompetensi ini, terang Gatot, dari jumlah 16 peserta untuk tiap-tiap kejuruan, kejuruan pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional lulus 15 peserta (93,75%), audio video lulus 11 peserta (68,75%), perakitan komputer lulus 15 peserta (93,75%), dan teknisi telpon seluler lulus 9 peserta (56,25%).

Kepada para alumni peserta, Gatot berpesan supaya proaktif untuk mencari peluang kerja, baik melalui internet maupun informasi penerimaan calon karyawan di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

“Komunikasi antar siswa maupun dengan instruktur/lembaga UPT BLK diharapkan terus terjalin, sehingga jika ada lowongan kerja dapat diinformasikan. Begitu juga sebaliknya, jika sudah ada yang diterima bekerja, bisa disampaikan ke instruktur,” pesan Gatot.

Kepala UPT BLK Dinperinaker Kabupaten Purworejo, Sudarman, S.Sos menjelaskan, dalam pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi angkatan kedua untuk tahun 2019 ini, ada 11 paket kejuruan, yakni, pembuat roti dan kue, pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional, teknisi audio video, perakitan komputer, teknisi telephon seluler, pengoperasian mesin bubut, mengerjakan finishing dengan teknik semprot, menjahit pakaian dengan mesin, teknisi refrigerasi, juru las I SMAW, dan pemasangan otomasi listrik industri.

“Pelatihan dibuka Selasa (30/4) lalu. Untuk 7 kejuruan lainnya, sudah kita tutup sebelumnya, karena lamanya waktu pelaksanaan tidak sama,” jelas Sudarman.

Dijelaskan pula oleh Sudarman, bahwa di tahun 2019 ini, UPT BLK Dinperinaker Kabupaten Purworejo mendapat tugas untuk menyelenggarakan pelatihan sebanyak 60 paket (33 paket institusional dan 27 paket Mobil Treining Unit/MTU). Untuk paket institusional, dibagi menjadi tiga angkatan, dimana tiap-tiap angkatan menyelenggarakan 11 paket pelatihan.

“Untuk angkatan ketiga, direncanakan dimulai 2 Juli mendatang,” pungkas Sudarman. (Jon)