Apa itu DMT? Narkoba Jenis Tanaman Asal Amazon yang Diungkap BNN Bali

    


Warga Rusia yang jadi tersangka atas kepemilikan dimethyltryptamine atau DMT yang termasuk dalam kategori narkoba golongan I - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selain ganja, narkoba jenis tanaman yang merupakan golongan I adalah dimethyltryptamine atau DMT. Narkoba jenis ini, kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, memiliki efek halusinasi paling tinggi dibandingkan jenis narkoba lainnya.

“DMT ini berasal dari Amazon dan digagalkan masuk ke Bali oleh Team Pemberantasan BNNP Bali melalui Operasi Interdiksi Terpadu,” kata Gde Sugianyar di Denpasar, Jumat, 28 Mei 2021.

Dalam pengungkapan DMT ini, tim gabungan menangkap seorang pelaku berkewarganegaraan Rusia inisial AG (32). Narkotika seberat 194,42 gram itu dikirim melalui paket melalui jasa pengantar Pos Indonesia di Renon, Denpasar.

Paket tersebut dikirimkan dari Negara Ukraina dengan penerima warga Rusia yang kini jadi tersangka. Dalam kasus ini AG TTL berperan sebagai penerima barang dengan TKP di Jalan Pondok Mekar, Lingkungan Tukad Nangka, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung pada Rabu (19/5/2021).

“Berawal dari kecurigaan petugas KPPBC Tipe Madya Pabean Ngurah Rai seksi P2 Kantor Pos Besar Renon Denpasar, saat dilakukan pencitraan dengan mesin X-Ray, terlihat citra potongan kayu berwana coklat keunguan diduga Narkotika golongan I jenis DMT,” jelas Gde Sugianyar.

AGL dijerat dengan pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

Gde Sugianyar menjelaskan, penggunaan DMT dilakukan dengan cara disuntik, dibakar dan dicampur rokok serta dihirup. Di Amerika Selatan penggunaan DMT dengan cara direbus dan diminum sebagai ramuan yang dicampurkan dengan beberapa tanaman.

“Kalau dikonsumsi DMT menyerang bagian otak manusia, sehingga dapat menimbukan halusinasi visual dan pendengaran. DMT ini di Amerika termasuk ilegal karena dapat menyebabkan ketergantungan,” jelasnya.

Seperti diketahui, zat yang termasuk dalam golongan narkoba ini merupakan senyawa kimia yang ada dalam segala bentuk kehidupan, baik pada tanaman, hewan dan manusia. Pada tanaman, kandungan DMT ditemukan pada jenis pohon Ayahuasca yang tumbuh di Amerika Selatan.

Beberapa jurnal menyebutkan, DMT manusia yang diproduksi berlebih di otak terjadi pada saat kondisi stress tinggi atau depresi hingga mendorong keberanian untuk bunuh diri. (Way)