KORANJURI.COM – Tim Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali bertolak ke Bekasi untuk mengikuti Seleksi Nasional di GOR Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Keberangkatan 25 atlet didampingi Ketua Umum Pengprov KKI Bali I Wayan ‘Gendo’ Suardana, Kepala Kontingen Luh Gede Juli Wirahmini, Manajer Tim I Putu Alit Suganda Artha, Sekum KKI Bali sekaligus Pelatih Kepala; Sensei Aditya Putra Thama serta official.
Rombongan berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Jakarta pukul 13.00 WITA, Kamis, 16 April 2026.
Kepala Kontingen Luh Gede Juli Wirahmini mengatakan, Seleknas hanya berlangsung sehari pada Sabtu, 18 April 2026. Namun, banyak agenda dan persiapan yang harus dilakukan tim selama di Jakarta.
Termasuk, persembahyangan bersama di Pura Rawamangun untuk memohon restu sekala dan niskala
“Agenda lumayan padat untuk atlet latihan di Jakarta, kita juga ada persembahyangan bersama juga untuk memohon restu sekala dan niskala, semua usaha kita lakukan demi hasil terbaik,” kata Juli.
Sementara, Ketua Umum Pengprov KKI Bali I Wayan ‘Gendo’ Suardana mengatakan, jadwal padat akan dilakoni pada Jumat, 17 April mulai dari timbang badan, technical meeting, dan persembahyangan bersama.
Ia mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Kontingen di Jakarta untuk memastikan semua supporting system atlet terakomodir dengan baik.
“Besok 17 April sudah mulai timbang badan, TM, tapi kita sembahyang dulu ke Pura. Termasuk, program latihan tetap jalan juga pagi dan sore. Tugas Kami di pengurus dan juga bersama Kepala Kontingen memastikan hal-hal yang non teknis berjalan baik, secara teknis kita serahkan ke manager dan pelatih,” kata Gendo.
Sekum KKI Bali sekaligus Pelatih Kepala Sensei Aditya Putra Thama mengatakan, saat ini seluruh atlet dalam kondisi siap tempur. Target 15 medali emas dan merebut kembali predikat Juara Umum diyakini masih on the track.
Meskipun, saingan berat dari Lampung juga memboyong atlet cukup banyak yakni 38 atlet.
“Lampung saya lihat juga menurunkan tim terbaik, terlebih jumlah mereka lebih banyak dari kita. Jadi ini akan seru, apalagi ada satu atlet KKI Lampung yang baru saja merebut emas di PON beladiri,” kata Aditya.
Ditanya soal adaptasi cuaca di Bekasi, Sensei Adit mengatakan cuaca di Bali hampir sama dengan Jakarta. Sehingga, tidak menyulitkan atlet dalam menyesuaikan diri.
Namun ia memprediksi persaingan dalam Seleknas kali ini akan jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dari pantaun di lokasi, kontingen KKI Bali terutama atlet juga terlihat kegotongroyongan yang baik. Orang tua atlet juga turut melepas keberangkatan kontingen. (*/Way)






